NTB
6 Kasus Pembuangan Bayi di Lombok Tengah Januari-Juli 2025, Ini Daftarnya
Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sebanyak enam kasus pembuangan bayi telah terjadi di Kabupaten Lombok Tengah hingga pertengahan tahun 2025.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lombok Tengah mencatat hanya satu laporan resmi terkait kasus pembuangan bayi di Lombok Tengah.
Dari sejumlah kasus, masyarakat hanya melaporkan kasus pembuangan bayi yang terjadi di Puskesmas Kopang, Lombok Tengah, Kamis (7/2/2025).
Seorang perempuan melahirkan di Puskesmas Kopang kemudian membuang anaknya melalui ventilasi Puskesmas.
Plt. kepala DP3AP2KB Lombok Tengah, Kusriadi menyampaikan, pembuangan bayi merupakan salah satu misi untuk dituntaskan.
Baca juga: Ibu Muda di Lombok Tengah Ditetapkan Tersangka Pembuangan Bayi, Polisi Ungkap Motifnya
Karena keterbatasan sumber daya manusia, data yang masuk hanya berdasarkan laporan yang masuk.
"Kasus itu sudah diproses. Kemudian karena pelakunya ini adalah anak jadi kami melindungi anak untuk yang di mana anak itu sudah diproses dengan baik dan diamankan," jelas Kusriadi.
Sementara terkait laporan tidak resmi pihaknya sudah mendengarkan kasus penelantaran bayi termasuk salah satunya di Rumah Sakit Mandalika.
Namun saat pihaknya melakukan pengecekan ternyata tidak ditemukan sehingga tidak dicatat.
Kusriadi menyampaikan, pihaknya mencatat ada 53 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sepanjang pertengahan tahun 2025 termasuk salah satunya anak dibuang dan pernikahan anak.
"Ada 25 kasus pernikahan anak, 7 di antaranya berhasil kami pisahkan. Kemudian 21 itu adalah kasus anak yaitu pencabulan dan pemerkosaan. Sementara tujuh lainnya yaitu kekerasan terhadap perempuan," jelas Kusriadi.
"Saya juga khawatir Jangan-jangan seperti gunung es. Banyak kasus di masyarakat yang melibatkan kekerasan terhadap perempuan dan anak namun tidak terlaporkan. Itu banyak terjadi kekerasan tapi mereka takut melaporkan," demikian Kusriadi.
Daftar Kasus Pembuangan Bayi
Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Lombok, berikut daftar kasus pembuangan bayi di Lombok Tengah:
1. Seorang siswi buang bayinya di salah satu toilet pelayanan publik di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Kamis (7/2/2025) saat pulang sekolah.
2. Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan didepan sebuah warung warga di Kampung Karang Lebah Dusun Lok Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) NTB pada Sabtu (19/04/2025) sekitar pukul 07.20 wita.
3. Penemuan mayat bayi bayi laki-laki di sekitar Bendungan Batujai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (16/6/2025) sekitar pukul 07.00 Wita.
4. Penemuan mayat bayi dalam kondisi penuh luka di Dusun Repuk Mur, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9//5/2025) pagi
5. Penemuan mayat bayi di Sungai Srigangga, Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Sabtu (1/3/2025).
6. Pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Rabu, (2/7/2025).
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Plt-kepala-DP3AP2KB-Lombok-Tengah-Kusriadi.jpg)