NTB

Pansel Pengurus Bank NTB Syariah Terima 98 Orang Pendaftar

Dok.Istimewa
PANSEL BANK NTB SYARIAH - Gedung Bank NTB Syariah di jalan Udayana Kota Mataram. Puluhan calon pengurus Bank NTB Syariah sudah mendaftar, pendaratan akan ditutup 30 April pukul 23:59 WITA. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Panitia seleksi (Pansel) pengurus Bank NTB Syariah menerima sebanyak 98 pelamar  calon direksi dan komisaris.

Dari 98 pendaftar, 78 orang di antaranya mendaftar sebagai komisaris, sementara direksi 20 orang. 

Ketua tim panitia seleksi (Pansel) Wirajaya Kusuma mengatakan, jumlah pelamar diprediksi akan terus bertambah terutama di detik-detik akhir penutupan pendaftaran. 

"Kemungkinan bertambah, karena biasanya orang-orang mengejar injury time (waktu tambahan)," kata Wirajaya, Selasa (29/4/2025). 

Pendaftaran calon pengurus Bank NTB Syariah sudah dibuka 24 - 30 April 2025 pukul 23:59 WITA. Dalam seleksi ini Pansel melibatkan tim profesional dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). 

LPPI bertugas menyeleksi calon komisaris dan direksi sampai pada tahap 25 besar, selanjutnya akan dilakukan seleksi lanjutan oleh Pansel sebelum diserahkan masing-masing posisi tiga nama kepada gubernur. 

Wirajaya mengatakan, seleksi ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia, puluhan pelamar yang sudah mendaftar, belum dipetakan daerah asal. Sehingga belum dipastikan calon pengurus ini didominasi warga NTB atau tidak. 

"Kami belum memetakan, karena kita buka secara nasional dan regional," kata Wirajaya. 

Baca juga: Penolakan Pembangunan Ritel Modern di Lombok Tengah, Perusahaan Tegaskan Miliki Dasar Hukum

Seleksi calon pengurus ini diharapkan dapat menghasilkan calon direksi dan komisaris yang berkompeten, mengurus perbankan daerah. Agar apa yang menjadi tujuannya bisa tercapai. 

Seleksi calon pengurus bank pembangunan daerah (BPD) ini menjadi perhatian semua pihak, pasalnya belakangan bank ini mengalami gangguan sistem yang membuat beberapa layanan terganggu. 

Bahkan beberapa nasabah menarik tabungannya, meskipun pihak bank menjamin dana nasabah tetap aman. Bank NTB Syariah sudah melakukan maintenance (pemeliharaan) sistem, untuk menjamin pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(*)