NTB

Cuaca Ekstrem Terjang Lombok Tengah, Puluhan Desa Terdampak

Dok. Istimewa
CUACA EKSTREM - Angin kencang disertai hujan lebat melanda puluhan desa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah sejak Minggu-Senin, 9-10 Februari 2025. Peristiwa ini menyebabkan berbagai kerusakan di beberapa desa.  

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Cuaca ekstrem melanda puluhan desa di wilayah Kabupaten Lombok Tengah sejak 9-10 Februari 2025.

Peristiwa ini menyebabkan berbagai kerusakan di beberapa desa, mulai dari pohon tumbang, angin kencang, hingga longsor yang mengancam keselamatan warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Ma'ruf, menyatakan bahwa pihaknya mencatat sebanyak 46 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat kejadian ini.

"Kejadian pohon tumbang terjadi di delapan lokasi, beberapa di antaranya menimpa rumah warga di Desa Serage, Desa Darek, serta di depan Kantor Pos Pujut. Semua sudah dievakuasi," ujar Ridwan, Senin (10/2/2025).

Selain itu, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Bilelando, Desa Mertak, Desa Setanggor, Desa Bangket Parak, Dusun Batu Samban, dan Desa Mangkung.

Sementara itu, angin kencang menyebabkan kerusakan rumah di beberapa desa, antara lain Desa Serage, Desa Pengadang, Pandan Tinggang, Desa Janeprie, dan sejumlah desa lainnya.

Ridwan juga menjelaskan bahwa beberapa kepala keluarga mengalami kerusakan rumah yang cukup parah.

"Di Dusun Bagek Tenten, Desa Batunyale Prateng, terdapat 3 KK yang terdampak. Sementara itu, Dusun Semut Kidang mencatat 4 KK terdampak, Dusun Penombang, Desa Dadap sebanyak 9 KK, serta Desa Sukedane dengan total 17 KK yang mengalami dampak dari cuaca ekstrem ini," jelasnya.

Baca juga: Sungai Sambik Jengkel Lombok Utara Meluap,  Enam Dusun di Lombok Utara Terdampak

Tidak hanya itu, longsor juga terjadi di Dusun Semaye, Desa Serage, Praya Barat Daya. Tim BPBD bergerak cepat untuk menangani lokasi tersebut dan memastikan keamanan warga sekitar.

Selain itu, satu rumah warga di Dusun Loang Landak, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, mengalami kerusakan berat akibat jalan yang amblas.

"Beberapa lokasi telah dievakuasi dengan cepat, sementara penanganan rumah-rumah terdampak sedang dilakukan. Kami terus memantau dan mengoordinasikan bantuan untuk warga terdampak," tambah Ridwan.

BPBD Lombok Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta untuk mengutamakan keselamatan dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani.

(*)