Jumat, 24 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Sumbawa

Disnaker Sumbawa Kawal Pemulangan 4 PMI Nonprosedural dari Suriah

4 warga Sumbawa ini berangkat sebelum 2018 dengan tujuan negara konflik yang bukan merupakan negara penempatan PMI

Penulis: Rozi Anwar | Editor: Wahyu Widiyantoro
ISTIMEWA
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa mendampingi Empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Suriah pada Minggu (15/12/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa mendampingi Empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Suriah pada Minggu (15/12/2024).

Kepala Disnakertrans Sumbawa Varian Bintoro mengatakan, Pemda berperan mendampingi saja.

"Karena langsung ditangani oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)," jelasnya saat dihubungi melalui WhatsApp pada Senin (16/12/2024).

Varian menyayangkan soal empat PMI iniyang berangkat secara nonprosedural.

"Pada dasarnya mereka adalah PMI nonprosedural, namun siapapun mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan pemerintah wajib memfasilitasi kepulangannya," ujarnya.

Baca juga: 8 PMI Asal NTB Dievakuasi dari Suriah Tiba di Bandara Lombok, Didominasi dari Sumbawa

"Jadi sekarang mereka sudah berkumpul dengan keluarganya dan secara fisik alhamdulillah mereka tidak kurang apapun," imbuhnya.

Dia menjelaskan 4 warga Sumbawa ini berangkat sebelum 2018 dengan tujuan negara konflik karena tidak menggunakan prosedur yang lengkap melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

"2 orang dari Kecamatan Untir Iwes, Desa Kerato, satu orang dari Desa Dete Kecamatan Lape dan Satu orang Dari Desa Lebangkar Kecamatan Ropang," tuturnya.

Varian berharap PMI sebaiknya mengikuti prosedur melalui P3MI untuk bekerja ke luar negeri karena akan dapat pelatihan skills yang disesuaikan dengan permintaan negara tujuan.

"Ini sudah contohnya PMI hanya diberangkatkan tanpa mengetahui negara tujuan mereka, karena Suriah bukan merupakan tujuan penempatan PMI karena masuk dalam negara konflik di timur tengah," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved