NTB

Plan Indonesia Gelar Lomba Lari Jelajah Timur Sembalun-Mandalika

TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
Yayasan Plan Internasional Indonesia menggelar event Jelajah Timur yang dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Jumat (25/10/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Yayasan Plan Internasional Indonesia menggelar event Jelajah Timur yang dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Jumat (25/10/2024).

Acara yang diikuti oleh 80 peserta ini akan melakukan penjelajahan dengan berlati dengan start awal di Sembalun Lombok Timur dan finish di Kuta Mandalika Lombok Tengah

Acara Jelajah Timur digelar selama tiga hari dimulai pada 24-27 Oktober 2024.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur Hasni, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara ini.

"Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Plan International Indonesia dan para donatur yang telah memilih Lombok Timur sebagai lokasi kegiatan bakti sosial ini," ucap Hasni

Hasni menyoroti pentingnya kegiatan ini bagi pariwisata Lombok Timur, khususnya wilayah Sembalun yang telah ditetapkan sebagai kawasan geopark dunia.

"Kami berharap dengan adanya acara seperti ini, Sembalun akan semakin dikenal dunia dan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik," tambahnya.

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam acara ini adalah kebutuhan air bersih di wilayah selatan Lombok Timur.

Baca juga: Warga Desa Wakan Kekurangan Air Bersih: Seminggu Cuma 15 Liter, Bersuci untuk Salat dengan Tayamum

"Warga di sana sangat membutuhkan air bersih. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi pilihan Yayasan Plan International Indonesia untuk membangun sambungan air bersih di Desa Wakan," kata Hasni.

Jelajah Timur 2024 tidak hanya menyajikan kegiatan bakti sosial, tetapi juga perlombaan lari maraton dengan berbagai kategori jarak jauh mulai dari 12 km, 50 km, hingga 100 km.

Ditempat terpisah, PARENTS Project Manager Plan Indonesia di NTB, Sabaruddin mengatakan event Jelajah Timur Plan Indonesia merupakan even ke-6.

Sebelumnya dilaksanakan di NTT, dan kami karena ada program lain yang kami gencarkan terkait pencegahan stunting, sanitasi, itu diperlukan juga penyediaan air. Dan kita sebut juga integrasi event Jelajah Timur ini dengan program yang sudah ada di NTB,” jelasnya.

Desa Bila Lando Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah dan Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Lombok Timur menjadi lokasi pencegahan stunting.

“Kami baru memulai pencegahan stunting tahun ini juga bersama dengan event Jelajah Timur ini. Jadi event ini kampanye penggalangan dana dan itu digunakan pembangunan fasilitas air bersih. 100 persen donasi yang dihasilkan digunakan untuk fasilitas air bersih,” ungkapnya.

(*)