NTB

KPK Pantau Cara Pemerintah KSB Cegah Korupsi

ISTIMEWA
omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertandang ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada 30 September hingga 1 Oktober 2024. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com Rozi Anwar

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertandang ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada 30 September hingga 1 Oktober 2024. 

Kasatgas V.1 Ditkorsup Wilayah V KPK Dian patria memberikan pemaparannya terkait kedatangannya ke KSB.

Dia menyampaikan perlunya pemantauan akselerasi pencegahan korupsi di daerah.

"Kaitan dengan Program dan Peran Korsup Wilayah V KPK, tantangan Pemerintah, Potensi dan Langkah Pencegahan Korupsi Dalam Perencanaan dan Penganggaran APBD, dan berbagai hal yang berkaitan dengan Monitoring Center For Prevention (MCP)," kata Dian saat dikonfirmasi, Rabu (2/10/2024).

Dian menyampaikan agar kehadiran rombongannya agar dapat dimaksimalkan dan memberikan manfaat sebaik-baiknya.

"Kami hadir bukan untuk mencari cari kesalahan, tetapi membantu Pemerintah Daerah agar lebih terbuka dan masalah -  masalah nonteknis butuh dijembatani," Ungkap Dian Patria.

Baca juga: KPK Warning 6.000 Aset Derah Belum Tersertifikasi di NTB

Sementara itu, Pjs Bupati Sumbawa Barat Julmansyah menyampaikan bahwa kunjungan KPK ini salah satu langkah penting untuk memperkuat dan mempertegas serta mendorong kinerja Pencegahan korupsi yang lebih baik di Kabupaten Sumbawa Barat.

"Ini langkah strategis yang bisa kita optimalisasi. Semua ini tentu butuh bimbingan, masukan dan saran terkait bagaimana peningkatan kinerja pemberantasan korupsi di Kabupaten Sumbawa Barat," Ungkapnya

Ia menambahkan kedatangan KPK ini perlu juga mendapat arahan, terkait dengan kawasan industri di Kabupaten Sumbawa Barat.

"Dengan diresmikannya Smelter oleh Presiden Joko Widodo, tentunya ke depan operasional dari smelter tersebut perlu juga mendapat supervisi untuk tata kelola yang baik dan benar dari KPK - RI," tandasnya.

(*)