Aspal Sirkuit Mandalika Disikat Jelang MotoGP, 3 Road Sweeper Truck Diterjunkan

Lintasan Sirkuit Internasional Mandalika mulai dibersihkan jelang MotoGP 2024. MGPA menurunkan tiga kendaraan road sweeper. 

Penulis: Sinto | Editor: Laelatunniam
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Direktur utama MGPA saat meninjau hasil penyikatan aspal Sirkuit Mandalika, Sabtu (7/9/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Lintasan Sirkuit Internasional Mandalika mulai dibersihkan jelang MotoGP 2024. MGPA sebagai promotor Sirkuit Mandalika menurunkan setidaknya tiga kendaraan road sweeper. 

Pembersihan lintasan ditargetkan tuntas sebelum dilakukan homologasi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Direktur utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menjelaskan, pembersihan lintasan ini rutin dilakukan sebelum dan sesudah digunakan balapan, terutama menjelang penyelenggaraan MotoGP.

"Kita menerjunkan tiga unit kendaraan untuk membersihkan lintasan sirkuit, dua diantaranya kita datangkan langsung dari Surabaya, satunya lagi merupakan kendaraan hasil modifikasian sendiri," jelas Priandhi Sabtu, (6/9/2024).

Priandhi menjelaskan, tiga kendaraan road sweeper ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Kendaraan pertama memiliki fungsi untuk menyemprotkan dan menyikat lintasan.

Kemudian kendaraan kedua, berfungsi menyikat dan menyedot kotoran yang berhasil disikat oleh kendaraan pertama.

Kendaraan ketiga memiliki lobang air bertekanan tinggi, berfungsi untuk menyemprotkan air untuk mengangkat sisa-sisa kotoran yang lolos dari mobil pertama dan kedua.

"Ini menjadi salah satu syarat untuk lolosnya homologasi oleh FIM, agar diterima oleh Dorna untuk penyelenggaraan MotoGP," kata Priandhi.

"Diperkirakan, FIM akan melakukan homologasi minggu depan, atara hari Rabu atau hari Kamis, untuk itu sebelum hari itu, pembersihan lintasan sudah beres," tambahnya.

Dijelaskan, saat homologasi dilakukan, FIM akan memeriksa semua sisi lintasan, hingga sisi yang tekecil.

Permukaan sirkuit dan run off akan menjadi poin utama pemeriksaan yang dilakukan oleh FIM saat dilakukan homologasi.

"Kalau permukaan lintasan licin kerana ada butiran pasir, kotor, masih ada bekas ceceran oli setelah dibersihkan, itu tidak akan diterima oleh Dorna dan dapat menggagalkan penyelenggaraan MotoGP disetiap sirkuit yang akan dipakai, termasuk Sirkuit Mandalika ini," imbuhnya.

Untuk itu, sebelum dilakukan homologasi, lintasan dibersihkan secara maksimal, agar tidak ada lagi kotoran yang menempel dilintasan.

"Selama beberapa hari ini kita akan melakukan pembersihan berulang-ulang kali hingga lintasan sirkuit benar-benar bersih, sehingga bisa lolos homologasi oleh FIM, dan MotoGP dapat berlangsung di Sirkuit Mandalika," pungkansya. 

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved