NTB
Bakesbangpol Kota Bima Bahas Pencegahan Konflik Sosial Pilkada 2024
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mulai membahas pencegahan konflik sosial Pilkada 2024.
Kepala Kesbangpol Kota Bima Muhammad Hasyim mengakui konflik menjadi bagian dari dinamika.
Namun konflik ini ditata dengan semangat kebangsaan dan persatuan supaya tidak menimbul kekerasan dan merusak.
"Marik kita tingkatkan edukasi tata nilai bangsa dan kebangsaan, gotong royong diatas segala-galanyanya. Tugas kita memberikan edukasi," kata Hasyim dalam sambutan dalam rapat koordinasi pencegahan konflik sosial menjelang Pilkada 2024 di Aula Perpustakaan Kota Bima, Kamis (28/3/2024).
Baca juga: Dandim 1608/Bima Berbagi Kasih kepada Purnawirawan TNI-AD yang Menderita Stroke
Ia melanjutkan, perlu adanya langkah serius untuk mengatasi potensi-potensi konflik ini untuk menjaga keseimbangan tatanan sosial di tengah kehidupan.
"Apalagi kita sudah memasuki tahapan pemilihan kepala daerah," tambahnya.
Hasyim berharap pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Bima dapat berlangsung aman dan tenang
Menurutnya, momentum Pikada di daerah ini dapat menjadi minatur demokrasi yang bersahabat.
"Kita harus dan terus sosialisasi secara masih di tengah-tengh masyarakat," pintanya.
Ketua KPU Kota Bima Suaeb mengatakan, saat ini KPU sudah melakukan serangkaian persiapan untuk pilkada serentak.
Baca juga: Wujudkan Generasi Indonesia Emas 2045, Pj Wali Kota Bima Ajak Orang Tua Bekali Anak dengan Agama
Hal ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2024.
Saat ini, tahapan sudah mulai berjalan dan bulan April mendatang akan membentuk badan adhoc.
Namun saat ini masih menunggu pengumuman dan penetapan hasil Pemilu dari KPU RI.
"Tahapan Pilkada sudah berjalan tapi kita menunggu hasil pemilu dulu," kata Suaeb menjawan TribunLombok.com, Selasa (19/3/2024).
Pihaknya juga sudah bertemu dan silaturahmi dengan Pejabat (Pj) Wali Kota Bima guna menyampaikan tahapan Pilkada.
"Kami silaturahmi karena ada komisioner KPU yang baru juga saat itu juga kami juga sampaikan tahapan pilkada ke pak PJ," akunya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kesbangpol-bima-rapat-konflik-pilkada.jpg)