Bacaan Niat Puasa Arafah 9 Zulhijah, Keutamaannya: Menghapus Dosa dan Dibebaskan dari Siksa Neraka
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah, yakni tanggal 9 Dzulhijah
TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut ini bacaan niat puasa Arafah yang dilaksanakan tiap tanggal 9 Zulhijah.
Hari raya Idul Adha 1444 H jatuh pada Kamis 29 Juni 2023.
Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada Selasa, 20 Juni 2023 berdasarkan hasil sidang isbat.
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah, yakni tanggal 9 Dzulhijah.
Puasa ini sangat dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji, seperti dikutip dari nu.or.id.
Adapun keutamaan puasa ini dapat ditemukan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah rahimahullah.
Baca juga: Makna Wukuf di Arafah sebagai Rukun Ibadah Haji
Rasulullah bersabda:
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
Artinya, "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas" (HR Muslim).
Orang yang berpuasa pada hari Arafah juga dibebaskan dari segala macam siksa neraka.
Sebab, sebagaimana disebutkan Rasulullah saw dalam sebuha haditsnya, bahwa Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari Arafah dibanding hari-hari lainnya.
"Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ilustrasi-berdoa-17042023.jpg)