Berita Artis
Pertandingan Tinju Paris Pernandes dan Kkjhe Jekson Karmela Dinilai Curang Pelatih
Pelatih Paris Pernandes, Muhammad Azmi menilai pertandingan atletnya dengan Kkhe Jekson Karmela menyisakan kejanggalan.
TRIBUNLOMBOK.COM - Pelatih Paris Pernandes, Muhammad Azmi menilai pertandingan atletnya dengan Kkhe Jekson Karmela menyisakan kejanggalan.
Seperti diketahui, YouTuber Paris Pernandes mengalami kekalahan saat bertanding tinju melawan Kkjhe Jekson Karmela pada 14 Juni 2023 lalu.
Dalam ring bertajuk 'Byson Combat Showbiz' itu, Paris kalah TKO pada babak kedua.
Azmi menilai pertandingan itu mengandung banyak kejanggalan, di antaranya sejumlah dugaan pelanggaran yang dirasa perlu diinvestigasi semua pihak.
Baca juga: Dinar Candy dan Nikita Mirzani akan Tanding Tinju, Ridho Illahi Tak Mau Nonton: Aku Gak Tega
Ia sebelumnya memprediksi Paris akan menang, sebab anak didiknya itu memberikan pertarungan yang terbaik saat melawan Karmela.
"Tapi memang dari beberapa Hal sebelum pertandingan sampai proses pertandingan banyak temuan-temuan justru keluar dari netizen Indonesia dan masyarakat," kata Muhammas Azmi kepada awak media, Senin (19/6/2023).
"Paris sendiri mendapatkan perlakuan tidak adil yang pertama seperti pemakaian Boxing Gloves di bawah Ring," ucapnya.
"Sedangkan sebaliknya Jackson Karmela sudah terpasang boxing Gloves waktu masuk ke atas ring, tanpa pengecekan sama sekali," tambahnya.
Baca juga: El Rumi Bakal Duel Tinju, Maia Estianty Minta Sang Anak Siap Terima Risiko: Bisa Saja Bonyok
Bahkan, kata Azmi, Paris menunggu di bawah ring sampai 10 menit untuk melakukan pengecekan sebelum pemasangan boxing gloves.
"Faktor ini sangat berpengaruh performa paris karena pemanasan yang dilakukan sebelumnya tidak berarti," ungkapnya.
Kejanggalan lain yang ditemukan penonton, kata Azmi, yakni ada delapan kali pukulan Jackson yang mengarah kepala belakang Paris saat bertarung di atas ring.
"Sehingga Paris harus mengalami cidera dan jatuh di ronde pertama," katanya.
Lalu, Azmi menyebut banyak sekali pelanggaran yang dilakukan wasit, seperti durasi melebihi 20 detik.
Saat ini, Azmi dan pihaknya sedang melakukan inventarisir sejumlah dugaan pelanggaran dan kecurangan dalam pertandingan itu.
Sebab, selain yang sudah disebutkan, ada beberapa pelanggaran lainnya, seperti Paris Pernandes yang dioper-oper dari sudut merah ke biru hingga tiga kali, serta temuan bantingan Jackson Karmela dilakukan terhadap Paris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Momen-setelah-pertandingan-antara-Paris-Pernandes.jpg)