Imigrasi Mataram

Peduli Terhadap Anak Kurang Mampu, DWP Imigrasi Mataram Gelar Bakti Sosial

Selain Pengurus DWP Imigrasi Mataram, kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan DWP Kanwil Kemenkumham NTB.

Editor: Dion DB Putra
FOTO IMIGRASI KELAS I TPI MATARAM
Ketua DWP Imigrasi kelas I TPI Mataram, Yulianti Handoyo menyerahkan secara simbolis bantuan buat anak panti asuhan di Ampenan, Rabu 25 Januari 2025. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram melaksanakan kegiatan bakti sosial pada Rabu 25 Januari 2023.

Kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan dana santunan kepada anak-anak usia sekolah yang menghuni Panti Asuhan Al Ikhlas Ampenan.

Baca juga: Masyarakat Apresiasi Layanan Paspor Akhir Pekan Imigrasi Mataram

Program bakti sosial ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan guna menyambut Hari Bakti Imigrasi (HBI) yang akan jatuh pada tanggal 26 Januari 2023.

Selain Pengurus DWP Imigrasi Mataram, kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan DWP Kanwil Kemenkumham NTB.

Hal ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar pengayoman NTB terhadap pendidikan anak-anak penghuni panti asuhan.

Dalam sambutannya, Perwakilan DWP Kanwil Kemenkumham NTB Nita Wely berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi anak-anak panti.

DWP Imigrasi kelas I TPI Mataram menyerahkan secara simbolis bantuan buat anak panti asuhan di Ampenan, Rabu 25 Januari 2025.
DWP Imigrasi kelas I TPI Mataram menyerahkan secara simbolis bantuan buat anak panti asuhan di Ampenan, Rabu 25 Januari 2025. (FOTO IMIGRASI KELAS I TPI MATARAM)

"Kami mengucapkan terima kasih, mungkin nilainya tidak seberapa tapi mudah-mudahan bermanfaat untuk adik-adik di panti asuhan", tuturnya.

Sementara M Azizi Ismail selaku pengurus Panti Asuhan Al Ikhlas Ampenan mengapresiasi bantuan yang diberikan.

"Terima kasih atas kehadiran ibu-ibu Dharma Wanita, mudah-mudahan bisa mendatangkan keberkahan dan nilai positif terhadap lingkungan panti," ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis. Bantuan diserahkan kepada perwakilan anak-anak yang menghuni panti asuhan.

Tercatat total 57 orang yang menghuni panti asuhan ini yang rata-rata sedang menempuh pendidikan di bangku SMP.

Beberapa penghuni juga sedang melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di bangku kuliah dengan memanfaatkan beasiswa bidikmisi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved