61 KK Warga Terdampak Proyek KEK Mandalika Tempati Hunian Tetap di Dusun Ngolang

Pihak ITDC karena senang semakin banyak warga yang telah menempati hunian tetap di Dusun Ngolang

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
Dok. ITDC
Penampakan rumah tempat relokasi warga yang terdampak akibat pembangunan Sirkuit Mandalika. Pihak ITDC karena senang semakin banyak warga yang telah menempati hunian tetap di Dusun Ngolang. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Hingga Desember 2022, total sebanyak 61 Kepala Keluarga (KK) dari 91 KK yang terdaftar telah menempati permanent resettlement/hunian tetap di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Lombok Tengah, NTB.

61 KK ini merupakan bagian dari 120 KK warga relokasi yang sebelumnya tinggal dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika amun tidak memiliki hak kepemilikan atas tanah.

Sebelum menempati hunian tetap ini, 120 KK tersebut tinggal di hunian sementara yang berada di HPL 94.

Hunian tetap di Dusun Ngolang terdiri dari 120 unit rumah yang dibangun diatas lahan seluas 2 ha.

Permanent resettlement terdiri dari 4 blok yaitu Blok A dengan 40 unit rumah, blok B dengan 51 unit rumah, Blok C dengan 12 unit rumah, dan Blok D dengan 17 unit rumah. 61 KK yang telah menetap tersebut tinggal tersebar di masing-masing blok.

Baca juga: Gerbang Hitam Sirkuit Mandalika Tersapu Banjir, ITDC Klaim Bagian dalam Aman

Hunian tetap Dusun Ngolang merupakan komitmen ITDC bersama Pemerintah Pusat yang dikoordinatori oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Ikut berkontribusi pula Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P), Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Bupati, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim), Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, dan Dinas PUPR) untuk menyediakan penghidupan yang lebih layak bagi masyarakat relokasi KEK Mandalika.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, pihak ITDC karena senang semakin banyak warga yang telah menempati hunian tetap di Dusun Ngolang.

Penyiapan hunian tetap ini merupakan bukti bahwa pengembangan The Mandalika oleh ITDC dilakukan dengan memperhatikan kepentingan dan hak masyarakat.

Hingga saat ini, ITDC terus melengkapi fasilitas-fasilitas dasar untuk hunian ini.

Pembangunan fasilitas dasar yang dilakukan ITDC diantaranya adalah permanent water supply dan jalan akses.

Pembangunan permanent water supply berupa sumur bor yang terdiri dari pekerjaan geolistrik, pembuatan sumur bor, pekerjaan Elevated Water Tank (EWT), pekerjaan rumah panel, Mechanical Electrical (ME), plumbing, pompa, jaringan perpipaan dan commissioning test telah mencapai 58,9 persen.

Sementara, progres peningkatan jalan akses menuju lokasi hunian sepanjang 2,5 km, yang terdiri dari preliminary work, subgrade preparation, aggregate class A, rigid pavement (including reinforced steel bar).

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved