NTB

Rilis Buku Akarpohon Mataram: Pulang Vakansi karya Ruhma Ruksalana, Pengalaman Empiris dan Visual

DOK AKARPOHON MATARAM
Ruhma Ruksalana saat membacakan salah satu puisinya yang termaktub dalam buku Pulang Vakansi. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Komunitas Akarpohon Mataram kembali menggelar rilis buku penulis Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pada rilisan kali ini, Akarpohon merilis buku kumpulan puisi "Pulang Vakansi" karya penyair Ruhma Ruksalana Huurul'in.

Perilisan Pulang Vakansi digelar pada Minggu (4/12/2022) di Warjack, Taman Budaya dengan dihadiri publik umum hingga komunitas kreatif.

Kumpulan puisi Pulang Vakansi produksi Akarpohon bekerjasama dengan Halaman Indonesia dan dibantu oleh Paerstud.

Baca juga: Perayaan Buku Akarpohon Mataram, Topeng Labuapi karya Lamuh Syamsuar

Ruhma Ruksalana Huurul'in atau sering disapa Ina, selaku penulis mengatakan dirinya merasa lega setelah merilis karya perdananya ini.

"Aku memang sangat mendambakan merilis buku, sejak dulu," katanya.

Ina bercerita, bagaimana sejak kecil ia sudah akrab dengan buku-buku, terutama yang dibacanya di Perpustakaan Daerah NTB.

Ina juga mengasah kepekaan sastrawinya dengan menonton film yang memuat materi-materi tentang puisi dan tentu saja, membaca buku-buku puisi.

Baca juga: Komunitas Tastura Mengajar bersama Akarpohon Mataram Bedah Buku Kiki Sulistyo di Lombok Tengah

"Daripada beli jajan, aku memakai uang sakuku untuk membeli buku," akunya.

Ina mengungkapkan, Pulang Vakansi telah digarap sejak tahun 2019 melalui program kelas menulis Akarpohon Mataram, yaitu Off-school.

Walau begitu, keinginan menulis puisi senyatanya sudah sejak lama muncul dalam diri Ina, yakni sejak tahun 2012/

"Penyuntingan manuskrip buku kumpulan puisi Pulang Vakansi selesai pada 1 Juli 2022," kata Ina.

Ditanya mengenai apa yang hendak disampaikannya lewat buku puisinya kali ini, Ina belum bisa menjawabnya.

Buku puisi ini merupakan rangkuman dari pengalaman empirisnya, termasuk pengalaman visual seperti menonton film.

Lalu menyinggung soal projek selanjutnya, Ina mengatakan ingin menjalani proses kreatif yang lain bersama teman-teman di Komunitas Akarpohon Mataram.

"Yang jelas, buku kumpulan puisi selanjutnya akan terasa seperti sebuah permen manis yang rasanya akan makin manis dan meledak di akhir," ujar Ina.

 

Bergabung dengan Grup Telegram TribunLombok.com untuk update informasi terkini: https://t.me/tribunlombok.