NTB
Diduga Keroyok Empat Mahasiswa Asal Bima di Klub Malam, Polda NTB Amankan Belasan Orang
Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Telah terjadi aksi pengeroyokan oleh belasan orang kepada empat orang mahasiswa asal Bima.
Diketahui kejadian pengeroyokan ini terjadi ketika empat mahasiswa asal Bima telah usai mengunjungi salah satu Night Club terkenal di Mataram (LP).
Dan dalam kabar terbarunya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Ristiawan menyampaikan belasan pelaku pengeroyokan tersebut telah diamankan di Polda NTB, Jumat (28/10/2022).
Lebih lanjut Teddy mengatakan pihaknya kini tengah melakukan proses penyidikan dengan mengamankan belasan terduga pelaku.
"Terduga pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Hal itu dilakukan menindaklanjuti laporan dari korban," kata Teddy.
Baca juga: Polisi Bekuk Sopir Truk Pengedar Narkoba di Kediri Lombok Barat, Temukan 2,12 Gram Sabu
Terkait dengan peran dari masing-masing pelaku, Teddy masih belum bisa memastikan, karena proses penyidikan yang masih terus berjalan.
Untuk diketahui, empat mahasiswa asal Bima itu sempat mengunjungi Tempat Hiburan Malam (THM) terkenal di Kota Mataram (LP).
Masih belum diketahui dengan jelas motif empat mahasiswa itu dikeroyok oleh belasan orang hingga babak belur dan mengalami luka serius, seusai mengunjungi LP.
Baca juga: Jadwal Kapal Ferry Lombok-Sumbawa Hari Ini, 28-29 Oktober 2022: Rute Pelabuhan Kayangan-Poto Tano
"Klien kami mengalami luka yang serius akibat adanya dugaan tindakan penganiayaan itu. Diduga kuat belasan pelakunya berasal dari karyawan Night Club (LP)," kata kuasa hukum korban, Arif Kurniadin, Rabu (26/10/2022).
Dituturkan oleh Arif, kejadian yang menimpa kliennya tersebut terjadi, usai mereka menikmati hiburan malam di hall Night Club (LP) sekitar pukul 02.00 Wita pada Sabtu (22/10/2022) lalu.
"Sekitar jam 03.00 Wita, mereka beranjak keluar dari LP. Tiga orang pulang duluan ke kos-kosan mereka dengan membonceng satu kendaraan roda dua," sambungnya.
Sementara dua orang lainnya diikuti oleh belasan orang sampai didepan indomaret Dasan Cermen dan diberhentikan dari kendaraannya.
Baca juga: Polresta Mataram Kembalikan 5 Motor dan 64 Ponsel Hasil Curian ke Pemiliknya Secara Gratis
Mereka diduga langsung dipukuli tanpa adanya alasan yang jelas.
Untuk itu dirinya melaporkan kejadian itu ke Polda NTB, atas tuduhan dugaan penganiayaan dan kepemilikan senjata api (Senpi).
Lantaran saat itu, terduga pelaku juga mengancam korban dengan menodongkan Senpi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ilustrasi-pengeroyokan.jpg)