Berita NTB

Ketua DPRD NTB Minta Pemprov Pangkas Kegiatan dan Prioritaskan Bayar Utang

Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah diminta tidak lagi memperbanyak kegiatan sebelum berakhir masa jabatan

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda. Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah diminta tidak lagi memperbanyak kegiatan sebelum berakhir masa jabatan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Beban fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB hingga menjelang berakhirnya tahun anggaran (TA) 2022 masih terbilang berat.

Perjalanan program kegiatan 2022 diproyeksikan akan mengakibatkan Pemprov NTB meninggalkan utang untuk 2023.

Belum lama ini skema pembayaran utang Pemprov NTB yang disepakati eksekutif dan legislatif 30/70 persen.

Baca juga: Optimistis, Suhaili Bisa Hadang Zul-Rohmi di Pilgub NTB 2024 Mendatang

"Tentu hal ini memberatkan," ungkap Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda di Mataram pada Sabtu (22/10/2022).

Isvie meminta Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah tidak lagi memperbanyak kegiatan sebelum berakhir masa jabatan.

Zul-Rohmi diminta sebisanya fokus menyelesaikan utang Pemprov NTB yang tertinggal.

"Tahun berakhirnya Pemerintahan Zul-Rohmi kami harap tidak ada lagi meninggalkan hutang," harap politisi Golkar itu.

Pengeloaan program dan keuangan betul-betul dilakukan dengan baik.

Jangan ada lagi kegiatan yang bisa memunculkan potensi utang pada tahun berikutnya.

"Tahun depan semuanya harus selesai," pintanya.

Tugas penting Zul-Rohmi itu menyelesaikan sisa hutang 70 persen program 2022 pada triwulan pertama APBD murni berjalan yaitu Januari, Februari, dan Maret.

Setelah itu DPRD NTB meminta supaya anggaran Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 juga harus diprioritaskan.

Sementara ini estimasi kebutuhan KPU dan Bawaslu mencapai Rp 600-an miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved