Sirkuit Mandalika

Aspal Baru Sirkuit Mandalika Dirancang Khusus, Perpaduan Traksi Maksimal dan Kekuatan Optimal

Spesifikasi aspal baru Sirkuit Mandalika tetap mempertahankan traksi tinggi tetapi tetap memiliki kekuatan optimal

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
Penampakan aspal run off tikungan 15 menuju ke 16 Sirkuit Mandalika yang digaris putih-putih untuk memulai proses pengecatan motif tenun Sasak, Selasa (4/10/2022). Spesifikasi aspal baru Sirkuit Mandalika tetap mempertahankan traksi tinggi tetapi tetap memiliki kekuatan optimal. 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Sirkuit Mandalika akan dilapisi aspal baru jelang World Superbike (WSBK) 2022 pada 11-13 November mendatang.

Campuran aspal baru Sirkuit Mandalika tidak lagi memakai teknologi Stone Mastic Asphalt (SMA).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satri mengatakan, proses pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika dimulai dengan pengelupasan lapisan paling atas.

"Hari ini kita mulai melakukan cold milling proses membuka lapisan atas permukaan aspal," ucapnya, Minggu (16/10/2022).

Baca juga: Dirut MGPA Ungkap Isi Gudang Marshal Sirkuit Mandalika, Alat Penghisap Oli hingga Bendera Marshal

Lapisan aspal yang dikelupas ini kemudian dibersihkan dan ditampung dalam truk dump.

Priandhi mengibaratkan pengaspalan Sirkuit Mandalika ini seperti sebuah orkestra.

Yakni pekerjaan yang berkesinambungan dan saling mendukung satu sama lain.

Contohnya, lapisan atas yang sudah dikelupas materialnya dipindahkan ke tempat lain.

Kemudian di lokasi yang aspalnya sudah terkelupas bisa langsung dilapisi aspal kembali.

Semua pekerjaan ini dilakukan dalam runutan yang sambung-menyambung.

"Di depan ngikis, di belakang ngaspal," terang Priandhi.

Pengerjaan dengan sistem tersebut, sambung Priandhi, membuat pengaspalan ulang lintasan sepanjang 4,31 kilometer ini hanya membutuhkan waktu singkat.

"Kalau kontinu terus bisa 5 hari sampai 7 hari," terangnya.

Priandhi belum menjelaskan mengenai detil teknologi yang dipakai pada aspal baru Sirkuit Mandalika ini.

Dia hanya menjelaskan, aspal baru Sirkuit Mandalika ini sudah umum dipakai di sirkuit balap lainnya di dunia.

"Kita kompromi tingkat kekuatan dan tingkat friksinya. Kita cari win-win yang mungkin friksi berkurang tapi tingkat kekuatannya naik yang optimum," papar pria yang karib disapa Andhi ini.

Baca juga: Update Terbaru Sirkuit Mandalika: Run Off Baru Dipercantik Lagi, Area Gravel Dipadatkan

Prosesnya dengan mengupas lapisan atas kemudian dilapisi lagi dengan aspal baru.

"Pengaspalan kita sepakat untuk mengaspal hampir seluruh permukaan lintasan, lapisan atasnya saja. Supaya traksinya jauh lebih bagus. Supaya daya menikungnya bisa lebih bagus," jelasnya.

Andhi mengungkap tidak ada masalah dengan aspal Sirkuit Mandalika.

Namun akhirnya tetap harus diaspal ulang juga.

"Sudah dua kali dicoba FIM dan FIA, mereka cukup puas tapi minta lebih bagus lagi untuk WSBK dan MotoGP ke depannya," urai Andhi.

(TribunLombok.com/Wahyu Widiyantoro)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved