NTB

30 Kampus Asia Akan Ikuti Shell Eco Marathon di Sirkuit Mandalika

TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
30 Kampus Asia Akan Ikuti Shell Eco Marathon di Sirkuit Mandalika - Coordinator Event Organizer Drag Bike Alexander Wiguna melakukan pengecekan langsung kesiapan Sirkuit Mandalika, Selasa (14/6/2022) didampingi Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Event Shell Eco Marathon 2022 akan digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Event Shell Eco Marathon Mandalika akan menjadi yang pertama digelar di Indonesia.

Event ini diperkirakan akan diikuti oleh sedikitnya 30 kampus ternama di Benua Asia.

"Event Shell Eco Marathon merupakan ajang kompetisi lomba inovasi energi mesin kendaraan. Tujuannya lomba ini adalah menciptakan kendaraan inovasi yang hemat energi," kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association Priadhi Satria, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: MGPA Kerjasama dengan Poltekpar Lombok, Mahasiswa Bisa Magang hingga Kerja di Sirkuit Mandalika

Menurut Priandhi, lomba Shell Eco Marathon yang akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 15 Oktober 2022 nanti bukan mencari kendaraan yang paling cepat di Sirkuit Mandalika.

Namun, lomba ini bagaimana menilai kendaraan yang baik dalam mengefisienkan penggunaan bahan bakar pada mesin kendaraan peserta lomba.

"Jadi ini lomba inovasi energi, yang dilombakan ada dua kategori. Yakni ada mesin Internal combation dari bahan bakar bensin atau solar. Kedua adalah lomba energi alternatif. Bisa dari listrik, bisa solar panel," kata Priandhi.

Di lomba ini nanti, masing-masing peserta bertujuan menciptakan kendaraan inovasi yang hemat energi.

Baca juga: Jadwal Sementara GT World Challenge Asia 2023: Sirkuit Mandalika Digantikan Buriram Thailand

Selain itu lomba yang diselenggarakan tahunan terkahir kali di Sirkuit Sepang Malaysia 2019 lalu dan sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

"Ini menjadi ajang internasional sebelum WSBK digelar di Sirkuit Mandalika. Peserta rencananya ada dari 40 universitas dari Indonesia dan 30 Universitas dari Asia," kata Priandhi.

"Ini kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah. Jadi buat saya ini menjadi kebanggaan tersendiri Indonesia dapat dipercaya menjadi tempat dilangsungkan Shell ECO Marathon Asia," katanya.

Nanti lanjut Priandhi, setalah berhasil mendapatkan juara Asia dan Eropa, para juara lomba ini akan diadu lagi untuk mendapatkan juara kelas dunia yang akan dilombakan di benua Amerika dan Eropa.

"Ini merupakan hadiah buat NTB. Bagaimana inovasi energi ini bisa dipelajari di Mandalika. Jadi karena ini di Mandalika, satu tiket gratis bagi peserta di NTB karya salah satu mahasiswa NTB," katanya.

Ada pun persiapan sebelum lomba dimulai, panitia penyelenggara dalam hal ini MGPA dan ITDC akan menyediakan beberapa kelengkapan di Paddock Sirkuit Mandalika.

Seperti bengkel mini yang dilengkapi mesin las mesin bubut dan mesin gerinda untuk peserta.

"Event Shell Eco Marathon ini adalah inovasi mahasiswa yang mencoba merakit kendaraan sendiri. Nanti bagaimana menciptakan kendaraan yang efesien energi," pungkas Priandhi.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Zulkieflimansyah mengatakan event Shell Eco Marathon di Sirkuit Mandalika bukanlah event lomba lari.

Event Shell Eco Marathon ini adalah bagaimana menciptakan kendaraan yang mampu menghasilkan bahan bakar yang efisien.

"Dulu ada mahasiswa UTS (Universitas Teknologi Sumbawa) menang. Jadi kemungkinan ada mahasiswa UTS yang ikut lagi," kata Zul pada Rabu, (21/9/2022).

Selain itu, Pemda NTB telah berkomunikasi untuk memasukkan tiga peserta lomba dari NTB. Baik di tingkat SMK dan Mahasiswa.

"Semoga kita dapat 3 peserta yang ikut. Nanti ada dari SMK, UTS dan Kampus lainnya di NTB. Karena ini untung-untungan. Ya semoga kita dapat tiga jatah peserta di NTB," tukas Zul

(*)