DPR Usul Nol Biaya Administrasi Bank Himbara, Ini Perbandingannya di BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan BCA

Tak seperti Bank Himbara, bank-bank swasta dan bank digital lainnya kini sudah mulai menerapkan nol biaya administrasi kepada nasabahnya

pixabay.com
Ilustrasi uang tunai dan biaya. Tak seperti Bank Himbara, bank-bank swasta dan bank digital lainnya kini sudah mulai menerapkan nol biaya administrasi kepada nasabahnya. 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - DPR mengusulkan agar Himpunan Bank Negara (Himbara) menghapus biaya administrasi dengan alasan agar nasabah tidak kabur karena terbebani.

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengusulkan Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN dan Bank Mandiri dapat mulai mengurangi atau meniadakan biaya administrasi pada setiap transaksinya.

Pasalnya, Mufti menilai, bank-bank swasta dan bank digital lainnya kini sudah mulai menerapkan nol biaya administrasi kepada nasabahnya.

Hal tersebut disampaikan Mufti dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan pimpinan Bank Himbara di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Cak Imin Berhenti Pakai WA setelah Data Pribadi Diretas Bjorka, DPR Percepat Pengesahan RUU PDP

"Di bank-bank digital sekarang sudah mulai me-nol-kan biaya administrasi pak, baik itu buka rekening baru, biaya administrasi, transfer dan sebagainya semuanya nol, di perbankan kita hari ini belum bisa itu. Maka kami minta untuk bagaimana ini kalau memungkinkan di-nol-kan kalau tidak minimal diturunkan biaya administrasinya, begitu," ujar politisi PDIP ini seperti dikutip dari laman resmi DPR RI.

Untuk itu, ke depan, ia berharap Himbara dapat menerapkan nol biaya administrasi maupun biaya transaksi lainnya, agar generasi milenial tidak lantas beralih ke bank lainnya.

Sebab, cepat atau lambat, generasi muda menurutnya akan beralih ke bank yang tidak membebani biaya-biaya lainnya sehingga tidak membebani mereka.

"Maka harapan kami hal ini bisa menjadi kajian serius, karena mungkin dampaknya tidak hari ini tapi ke depan temen-temen anak-anak milenial gen Z, gen A ini bisa beralih ke bank-bank yang nol administrasinya tadi," urainya.

Biaya administrasi bank ini menurutnya membebani nasabah.

"Karena apa, karena di perbankan kita berbayar yang itu tentu membebani buat mereka. Dalam jangka panjang ini bisa menjadi bom waktu atau kiamat buat temen-temen BUMN sekalian," pesan Mufti Anam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved