NTB

TGB Zainul Majdi Ingatkan 5 Agenda Penting Indonesia

Dok.Istimewa
TGB HM Zainul Majdi mengisi kuliah umum di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (13/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tokoh Nasional Indonesia TGB HM Zainul Majdi mengisi kuliah umum di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (13/9/2022).

Kepada ratusan mahasiswa, TGB mengingatkan tentang 5 agenda penting Indonesia.

"Lima agenda itu disampaikan Pak Presiden Jokowi saat pidato di hadapan anggota DPR dan DPD 16 Agustus lalu," katanya.

Agenda pertama, kata TGB, berbicara pengolahan hasil atau industrialisasi produk Indonesia.

Semua hasil bumi diolah di dalam negeri, sehingga nilai tambah tercipta.

"Agenda berikutnya, membangun ekonomi hijau. Memanfaatkan energi terbarukan seperti menggunakan biodiesel atau tenaga surya," bebernya.

Baca juga: Mahasiswa Kaltara Risau Soal IKN, TGB: Kita Bersyukur Presiden Jokowi Berpikir Indonesiasentris

Ahli Tafsir Alquran ini melanjutkan, memberikan perlindungan hukum, ekonomi, politik, dan sosial kepada masyarakat.

Keempat membantu ekonomi kecil, khususnya UMKM dalam hal digitalisasi produk.

"Satu lagi adalah pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara," urainya.

"Agenda ini butuh peran dari ananda semua. Anda sohibul bait yang ada pada masa ini. Ananda semua paling penting dan punya peran," sambungnya.

Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini menyebutkan, Kaltara merupakan bagian dari IKN Nusantara.

Baca juga: Ini Penjelasan TGB Zainul Majdi Soal Politik Uang, Ceritakan Pengalaman Maju Gubernur Lawan Petahana

Mahasiswa UBT harus menempa diri menyambut IKN.

"Ananda semua adalah wajah Indonesia dari sisi Malaysia. Halaman depan, representasi dari Indonesia," ucapnya.

Cerdasnya mahasiswa UBT, kata TGB akan membawa kepercaya diri dan kemajuan bagi Indonesia.

Ia yakin, ke depan dari UBT akan melahirkan generasi-generasi penerus Indonesia.

"Bangun kepercayaan diri ananda semua dapat memberi yang terbaik bagi Indonesia," pintanya.

TGB menambahkan, selama ini kemajuan di Indonesia diidentikan dengan Pulau Jawa.

Meski begitu, bukan berarti luar Pulau Jawa tak dapat maju.

Diantara yang sudah dilakukan adalah memuluai dengan membenahi pendidikan.

"Terus belajar. Blajar di satu kampus ini nikmat luar biasa, bukan hanya memahami satu mata kuliah," ucap Cucu Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid ini.

Peraih Bintang Mahaputra Utama ini melanjutkan, bila kuliah tak sekadar membuat paham teori.

Melalui kuliah para mahasiswa mengerti tradisi keilmuan.

"Kalau (paham teori) tak harus kuliah, bisa baca buku dan internet. Tapi disini, anda semua mengerti tradisi keilmuan," tutupnya.

Kuliah umum yang dimoderatori Dr Nurasikin juga menghadirkan Wakil Rektor III UBT Dr Ir M Jaya Bakri ST MT.

Jaya Bakri mengatakan, civitas akademika berupaya menjadikan UBT kampus terbaik di bumi Kalimantan.

Saat ini jumlah mahasiswa di kampus ini mencapai 10.000 orang.

"Di banding kampus negeri lain mungkin jumlah mahasiswa kami dianggap tak banyak. Namun, bila menghitung jumlah penduduk di Kaltara yang hanya 750.000 jiwa, jumlah ini cukup banyak," terangnya.

Mahasiswa di kampus ini, sambungnya, sekitar 85 persen diisi anak muda dari Kalimantan, khususnya Kaltara.

Sebagai provinsi penyangga IKN Nusantara, peran kampus cukup penting untuk menyiapkan SDM yang unggul.

"Kita ingin SDM dari kampus ini turut mengisi IKN. Kampus ini memiliki tujuh fakultas," imbuhnya.

(*)