Berita Politik NTB

Ini Penjelasan TGB Zainul Majdi Soal Politik Uang, Ceritakan Pengalaman Maju Gubernur Lawan Petahana

"Politik itu bukan bikin bakso, malam dibuat pagi dimakan. Atau seperti menanam jagung, tanam sekarang tiga bulan panen," ucapnya.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Dok. Istimewa
Dialog kebangsaan yang digelar DPW Partai Perindo Sumatera Utara dengan pembicara Ketua Harian Nasional Partai Perindo TGB HM Zainul Majdi (tengah) didampingi Ketua DPW Partai Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan (kiri). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Politik uang atau money politic menjadi sesuatu yang dianggap lumrah saat ini.

Hal ini membuat "biaya" politik di Indonesia begitu tinggi.

Pernyataan ini muncul dari anggota Forum Dai dan Ustad Muda Medan Sugiarto yang disampaikan kepada Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB HM Zainul Majdi dalam acara Dialog Kebangsaan yang digelar oleh DPW Partai Perindo Sumatera Utara.

"Gimana ketika masuk dalam kelompok (partai politik) dapat mendahulukan kemaslahatan umat. Kondisi hari ini selalu mendahulukan partai baru rakyat," katanya, Jumat malam (9/9/2022).

Baca juga: TGB Zainul Majdi: Hati-hati Menjadi Juru Bicara Islam

TGB mengatakan, berbicara mengenai politik uang tak dapat hanya dilihat satu faktor.

Munculnya politik uang memungkinkan terjadi karena tak menghadirkan gagasan. Memandang politik secara pragmatis.

"Politik itu bukan bikin bakso, malam dibuat pagi dimakan. Atau seperti menanam jagung, tanam sekarang tiga bulan panen," ucapnya.

Ulama Ahli Tafsir Alquran ini mengibaratkan berpolitik ini seperti menanam pohon jati.

Baca juga: TGB Zainul Majdi: Hati-hati Menjadi Juru Bicara Islam

Setelah ditanam, butuh bertahun-tahun untuk mendapatkan kayu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved