Berita Kota Mataram

Terendus Curi Belasan Motor, Pria Jawa Ini Terancam Tujuh Tahun Penjara: Pernah Beraksi di Masjid

“Kita sudah lakukan pendalaman, dan terdapat temuan baru yakni di 12 TKP dengan 12 barang bukti berbeda,” ucap Kapolsek Sandubaya.

Penulis: Jimmy Sucipto | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/JIMMY SUCIPTO
Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah yang ditemui di Polresta Mataram oleh Tribun Lombok beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pencuri sepeda motor di Masjid Nurul Hidayah, Lingkungan Lendang Lekong, Kecamatan Sandubaya mengaku ke polisi telah berhasil mencuri 12 sepeda motor di 12 TKP berbeda.

Sebelumnya ia diduga mencuri sepeda motor saat jamaah tengah melakukan ibadah salat Jumat.

Terekam CCTV dan viral, pria berinisial NH (38) asal Jawa yang tinggal di Pejeruk ini pun berhasil diamankan pada Jumat (9/9/2022).

Dari pengakuannya, NH selama ini sudah beraksi di tujuh lokasi yang berbeda, dan di tiap lokasi ia berhasil membawa lari satu motor.

Baca juga: Pencuri Motor Ini Ditangkap Setelah Beraksi di 7 TKP Berbeda Mengandalkan Kunci Palsu

Namun setelah polisi melakukan pengembangan, NH ternyata tidak hanya melakukan aksinya di tujuh lokasi.

“Kita sudah lakukan pendalaman, dan terdapat temuan baru yakni di 12 TKP dengan 12 barang bukti berbeda,” ucap Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah, saat dikonfirmasi Tribun Lombok via Whats’App, Sabtu (10/9/2022).

Sementara itu, dari 12 TKP yang berbeda dengan 12 motor curian yang berbeda, Kompol Moh Nasrullah mengaku masih sedang mendalami 3 TKP dan BB akhir, dari 9 TKP dan BB lainnya.

“Kita awalnya mendapati baru yakni 9 TKP dan 9 BB. Tetapi bertambah 3 TKP dan BB lainnya,” ucap Kompol Nasrullah.

Baca juga: Terekam CCTV Saat Curi Motor, Pria Asal Pujut Diringkus Tim Puma Polresta Mataram

Dari 3 TKP dan BB yang baru itu pun masih didalami oleh pihak Polsek Sandubaya.

“Kami masih ingin memastikan lokasi yang dimaksud oleh tersangka, BB-nya juga masih kita buru.”

Namun, belum diketahui pasti di mana 12 TKP awal dan 12 barang bukti motor yang berhasil dikantongi pihak Polsek Sandubaya.

Sementara itu, Kompol Nasrullah menutup pembicaraan dengan menyebut ancaman hukuman yang dapat menjerat NH.

NH dipersangkakan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved