Berita Sumbawa Barat

Muhammad Yamin Minta Bupati KSB Perhatikan Fasilitas SD Inklusi Al Fath

Muhammad Yamin minta Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) H Musyafirin perhatikan soal fasilitas Sekolah Luar Biasa SD Inklusi Al Fath.

TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Muhammad Yamin Minta Bupati KSB Perhatikan Fasilitas SD Inklusi Al Fath - Muhammad Yamin, Anggota DPRD KSB Fraksi PDIP. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Anggota Komisi 1 DPRD KSB Muhammad Yamin minta Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) H Musyafirin perhatikan soal fasilitas Sekolah Luar Biasa SD Inklusi Al Fath.

Kata Yamin, SLB itu bahkan belum memiliki gedung sendiri dan kerap berpindah-pindah.

Terlebih, mereka harus melintasi jalur pematang padahal mereka berkebutuhan khusus.

"Mereka (siswa) pindah sana, pindah sini, ini harus jadi perhatian khusus Pemerintah Daerah," Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD KSB: Harga BBM Naik, Harga Tiket Kapal Pun Ikut Naik

Keterangan ini disampaikan Yamin dalam Paripurna DPRD KSB dengan agenda mendengarkan jawaban bupati soal pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2022.

Permohonan tersebut merupakan penyampaian yang kedua kalinya setelah sebelumnya telah disampaikan dalam pandangan umum fraksi.

Yamin memaparkan kembali karena menganggap belum mendapat jawaban dari pemaparan Bupati KSB.

Ia menyayangkan dengan peningkatan PAD, Fasilitas SD Inklusi Al Fath belum bisa diperhatikan baik di APBD-P 2022.

Baca juga: Fraksi Restorasi DPRD KSB Beri Catatan untuk Maksimalkan Pendapatan Daerah

Menjawab permohonan tersebut, Pimpinan DPRD Merliza Jawas dan Kaharuddin Umar menyebut SLB itu merupakan kewenangan provinsi.

Sebelumnya disebutkan telah ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi.

Disebutkan akan ada perhatian khusus dan masih dalam pengkajian.

Upaya kedepannya yang biasa dilakukan adalah melakukan koordinasi kembali.

"SD Inklusi Al Fath ini kewenangan Kabupaten, tidak sama dengan SLB di daerah Banjar yang merupakan kewenangan Provinsi" kata Yamin.

"Saya akan tetap perjuangan nanti dalam Rapat," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved