DPRD Sumbawa Barat

Ketua DPRD KSB Kaharudin Umar Sebut Sistem Swakelola Bantu Percepat Kesejahteraan Masyarakat

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kaharudin Umar mengapresiasi pembangunan berbasis swakelola. Hal ini dinilai dapat mendorong kemajuan.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kaharudin Umar (baju atik kuning) saat hadiri Penutupan TMMD di Desa Senayan, Rabu (23/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kaharudin Umar mengapresiasi pola pembangunan berbasis swakelola.

Menurutnya, mekanisme swakelola memungkinkan pembangunan kesejahteraan masyarakat lebih cepat didapatkan.

Mengingat, model ini mengajak banyak pihak untuk baju membahu dalam satu tujuan.

Pernyataan ini diutarakan setelah berkaca dari hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Program TMMD berdasarkan undang-undangnya diharuskan bersifat swakelola.

Baca juga: Penutupan TMMD, Kaharudin Umar Apresiasi TNI Kerja Lebih dari Target

Sebelumnya, program TMMD bersifat tender.

TMMD di Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, KSB menggandeng banyak pihak di antaranya Dinas Permukiman, Bina Marga dan masyarakat setempat, Rabu (23/8/2022).

Karena itulah sistem gotong royong diberlakukan.

Dana yang digelontorkan Pemerintah KSB untuk kegiatan itu mencapai 1 Miliar.

"Kalau dihitung dengan model pengadaan tender dan segala macam, bukan saja 1M, tapi barangkali mencapai 4 M, 5 M," jelas Kaharudin Umar.

Bersama ini, ia juga melihat hasil yang luar biasa dari kerja swakelola TMMD ini.

Untuk itu kedepannya jika dapat disepakati, dalam program berbeda dengan sistem swakelola akan terus didukung.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved