DPRD Sumbawa Barat

Kaharudin Umar Menilai Disnaker KSB Kurang Masif Sosialisasikan Syarat Penerimaan Tenaga Smelter

Akibatnya banyak terjadi penumpukan masyarakat mengurus dokumen persyaratan seperti di kepolisian untuk surat keterangan kelakuan baik.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Kaharudin Umar (kiri). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kaharudin Umar menilai Dinas Tenaga Kerja KSB kurang masif sosialisasikan syarat penerimaan tenaga kerja pembangunan smelter.

Akibatnya banyak terjadi penumpukan masyarakat mengurus dokumen persyaratan seperti di kepolisian untuk surat keterangan kelakuan baik.

Baca juga: DPRD KSB Bahas APBD Murni 2023 dan APBDP 2022

Baca juga: KSB Dapat Kuota Pekerja Pembangunan Smelter 1.200 Orang, DPRD Minta Utamakan Tenaga Lokal

Demikian juga soal pembuatan kartu kuning yang mengakibatkan kerumunan di kantor Disnaker setempat.

"Jadi ke depan, Disnaker mesti melakukan sosialisasi bukan hanya terkait jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, tetapi persyaratan yang penting," kata Kaharudin Umar, Selasa (16/8/2022).

Pada hari Senin (9/8/2022), Disnaker Kabupaten Sumbawa Barat telah melakukan sosialisasi perekrutan tenaga kerja pembangunan smelter di tingkat kecamatan.

Namun, menurut ketua DPRD KSB, kegiatan itu belum cukup memberikan penjelasan yang lebih utuh pada masyarakat.

Selama ini, Kahar melihat Disnaker banyak mensosialisasikan soal smelter saja.

Menurutnya, sosialisasi soal persyaratan haruslah lebih awal disampaikan sebelum lowongan secara resmi dibuka sehingga masyarakat lebih siap.

Kaharudin menambahkan, peruntukan kuota 245 orang pada rekrutmen awal pun kurang jelas.

Kondisi ini mengakibatkan banyak pertanyaan dalam masyarakat termasuk dari luar KSB.

Menurut Kaharudin Umar berdasarkan informasi yang didapatkan dari pemerintah dan Tim Terpadu, kuota 245 itu khusus untuk tenaga lokal KSB.

Sementara peserta yang mengajukan lamaran hampir mencapai 2 ribu orang. (*)

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved