Universitas Teknologi Sumbawa

Dosen UTS Presentasi Hasil Penelitian Soal Pengelolaan Wisata Bahari Berbasis Masyarakat

Geofast dimulai sejak awal pandemi dan konsen pada ketahanan terhadap geopark dan geowisata.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Dion DB Putra
UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA
Dosen Universitas Teknologi Sumbawa yang presentasikan hasil penelitian mereka di Geofast 10-11 Agustus 2022. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Tiga dosen Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) presentasikan hasil penelitian mereka di Geofast.

Geofast adalah gelaran Geotourism Festival and International Confererence di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Program 1 Desa 10 Engineer, Universitas Teknologi Sumbawa Ingin Bentuk Kopasus Bangun Desa

Baca juga: Beri Kuliah Umum, Ini Pesan Tuan Guru Bajang ke Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa

Geofast dimulai sejak awal pandemi dan konsen pada ketahanan terhadap geopark dan geowisata.

Kali ini, kegiatan itu berlangsung pada 10-11 Agustus 2022.

Tiga dosen UTS yang ikut kegiatan itu yakni Nurul Amri Komarudin dan Yuni Yolanda, dosen Program Studi Teknik Lingkungan, dan Fahrunnisa, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi.

Ketiga dosen ini merupakan satu tim penelitian dan mengirimkan dua paper sekaligus.

Paper yang pertama berjudul “Community-Based Whale Shark Conservation to Strengthen Marine Tourism Management in Sumbawa”.

Paper ini membahas terkait konservasi hiu paus berbasis masyarakat di Teluk Saleh, Desa Labuhan Jambu dengan tujuan merealisasikan model ekonomi biru bagi masyarakat pesisir di Sumbawa.

Selain itu, paper ini juga ditujukan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasiserta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Sumbawa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved