Fakultas Rekayasa Sistem UTS Gelar Workshop Pembuatan Pakan Ternak di Sebewe
Workshop pembuatan pakan ternak (Konsentrat) digelar Fakultas Rekayasa Sistem (FRS) Universitas Teknologi (UTS) Sumbawa, NTB.
Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Sekali lagi Universitas Teknologi (UTS) Sumbawa gelar Workshop pembuatan pakan ternak (Konsentrat).
Workshop ini digagas Fakultas Rekayasa Sistem (FRS) UTS bekerja sama dengan Bumdes Desa Sebewe, Kecamatan Moyo Utara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sebewe, Kamis, (11/8/2022).
Terdapat tiga topik utama yang menjadi pembahasan.
Materi tersebut adalah soal pakan ternak, manajemen pemeliharaan ternak ruminansia, dan formulasi pembuatan pakan ternak.
Imam Munandar, S.Pt., M.Si, Ketua Program Studi Peternakan, Silvia Firda Utami, S.T., M.Sc. Wakil Dekan Fakultas Rekayasa Sistem (konsentrat), dan Mietra Anggara, S.T., M.T. Dekan Fakultas Rekayasa Sistem bertindak sebagai pemateri.
Workshop pembuatan pakan ternak (konsentrat) ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Dosen UTS.
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan produktivitas Bumdes.
Baca juga: Universitas Teknologi Sumbawa Perkuat Kerja sama Internasional dengan Universitas di Malaysia
Turut hadir Kabid Pengembangan Usaha Ekonomi dan Kerjasama Desa DPMD Kab. Sumbawa Hj. Silviana, SE, Camat Moyo Utara Muhammad Nur S, S.Tp, dan Kepala Desa Sebewe Muh. Shalahuddin, S.H beserta jajaran.
Demikian juga Bumdes dan Kelompok Tani dan Ternak Desa Sebewe, serta Dekan & Wakil Dekan Fakultas Rekayasa Sistem serta Ketua Program Studi Peternakan turut hadir.
“Semoga masyarakat dapat menyerap manfaat dari apa yang kami sampaikan, dan mencoba untuk mengaplikasikannya," kata Mietra Anggara.
"Sehingga ini dapat membantu pihak desa juga para petani dan peternak dalam mengembangkan usahanya," lanjutnya.
Disamping itu, Kades Desa Sebewe Salahuddin mengaku terinspirasi turut menggelar workshop ini karena sebelumnya Ia pernah berkunjung ke BRIDA propinsi NTB.
Ia melihat beberapa produksi mesin sederhana yang mampu di produksi sendiri oleh mahasiswa dan kelompok UMKM di NTB.
Karena itulah setelahnya ia kemudian komunikasi dan berdiskusi bersama beberapa Dosen UTS.
"Terima kasih kepada pihak UTS dalam hal ini FRS telah berkenan membantu kami dalam melakukan Inovasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Sebewe," tutur Shalahuddin.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Workshop-UTS.jpg)