Liga 3 NTB

Mori Hanafi Tanggapi HBK Soal Tiket Liga 3: Mengapa Tidak Protes Saat Manager Meeting?

Mori menjelaskan pemberlakuan tiket untuk event Liga 3 telah disosialisasikan saat technical meeting dengan semua pengurus klub liga 3.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Kolase foto Ketua Asprov PSSI NTB Mori Hanafi (kiri) dan Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono, SE. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Ketua Asprov PSSI NTB Mori Hanafi menanggapi kritik Chairman Lombok FC Haji Bambang Kristiono atau HBK ihwal pemberlakuan tiket bagi penonton Liga 3 NTB.

Asprov PSSI NTB menetapkan tiket liga 3 yakni kelas VIP dijual dengan harga Rp 500.000,- dan tiket untuk kelas biasa dijual Rp 15.000 untuk setiap pertandingan.

Baca juga: Lombok FC Menilai Belum Saatnya Asprov PSSI NTB Berlakukan Tiket untuk Liga 3 NTB

Baca juga: Liga 3 Bank NTB Syariah Dibuka, PSSI NTB Berharap Tim Lokal Tembus Liga 2 Nasional

Menurut Mori Hanafi, publik perlu mengetahui skema dan dasar pengambilan kebijakan tersebut.

Tiket VIP seharga Rp 500 ribu tidak dijual untuk sekali pertandingan,elainkan untuk 100 hari pertandingan.

"Pertama tiket 500 ribu itu untuk 100 hari pertandingan, bukan untuk 1 kali nonton. Jadi kalau dibagi per hari hanya 5 ribu," kata Mori Hanafi saat dikonfirmasi TribunLombok.com pada Sabtu(6/8/2022).

Sebelum bergulirnya Liga 3 NTB, pihaknya telah mempersiapkan venue GOR 17 Desember Mataram agar nyaman ditempati pemain dan penonton.

"Sudah duduk di bangku bagus. Tidak duduk di bawah. Hitung-hitung biaya ini untuk sewa bangku itu juga," tandasnya.

Sementara untuk tiket reguler seharga Rp 15 ribu, Mori Hanafi menyebut angka tersebut tidak lebih besar dari biaya parkir masuk Mal Epicentrum.

Diakuinya, pemasukan dari tiket tersebut juga untuk mengganti biaya operasional pertandingan yang tidak sedikit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved