NTB

Ini Empat Waktu Penting dalam Islam yang Perlu Diamalkan

Dok. Humas Pemkab Lotim
Tuan Guru H Ishak Abdul Ghani pada pengajian rutin ASN yang berlangsung di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Lombok Timur, Jumat (23/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Menggema suara ceramah pada pengajian rutin ASN yang berlangsung di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Lombok Timur, Jumat (23/7/2022).

Tuan Guru H Ishak Abdul Ghani, Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Lombok Timur pada kegiatan ini menyampaikan tema terkait tahun baru hijriah 1444 yang akan tiba tak lama lagi.

Diingatkannya ada empat waktu bagi orang-orang yang berakal, yaitu waktu untuk selalu bermunajat kepada Allah SWT, waktu untuk bermuhasabah, waktu untuk merenungkan ciptaan Allah SWT dan waktu untuk mencari rezeki di bumi Allah SWT.

"Waktu untuk bermunajat seperti contohnya dengan berzikir mengingat Allah SWT. Berzikir itu tidak hanya saat memiliki hajat, melainkan dalam situasi atau kondisi apapun," ucapnya.

Baca juga: Bupati Sukiman Dukung Penuh PPM Universitas Indonesia di Lombok Timur

Lebih lanjut dijelaskan zikir pada tujuh bagian.

Zikir kedua mata yaitu menangis mengingat Allah SWT.

Zikir telinga adalah mendengar kebaikan dan ayat-ayat Allah SWT.

Zikir lidah yaitu menyampaikan pujian kepada Allah dan Rasulullah SWT.

Baca juga: Satpol PP Lombok Timur Tutup Paksa Tambang Galian C, Diduga Keruk Pasir di Lahan Milik Pemda

Zikir kedua tangan yaitu berbagi kepada sesama.

Zikir tubuh adalah menepati janji-janji.

Zikir hati adalah perasaan takut dan berharap penuh kepada Allah SWT dengan begitu jiwanya akan terjaga.

Zikir jiwa adalah orang yang tenang hidupnya karena tidak ada yang dituntut dari takdir yang sudah ditutupkan oleh Allah SWT.

Sementara itu dijelaskan pula pentingnya waktu untuk bermuhasabah mengevaluasi diri untuk meningkatkan kualitas diri maupun ibadah.

"Dunia ini berjalan meninggalkan manusia dan akhirat berjalan mendekatkan manusia dan ajalnya," pesannya.

Oleh karenanya diperlukan waktu untuk merenungkan ciptaan Allah SWT atau bertafakur.

"Pentingnya bertafakur diingatkan Allah SWT dalam banyak ayat Al-Quran, yang memotivasi manusia untuk selalu merenungkan segala ciptaannya," sebutnya.

Penjelasan terakhir adalah terkait waktu untuk mencari rezeki Allah SWT.

Rezeki terbaik adalah yang didapatkan dari tangan sendiri, dari kerja keras dan bukan meminta-minta.

"Bekerja itu adalah hal yang mulia, dan sebaik-baik rezeki adalah yang berasal dari tangan dia sendiri, artinya tidak minta-minta," ungkapnya.

Terakhir, Tuan guru meminta agar jamaah memperbanyak ibadah di bulan muharram nanti, termasuk ibadah puasa.

Bupati Kabupaten Lombok Timur HM Sukiman Azmy turut hadir pada acara tersebut.

Selain Bupati, Sekretaris Daerah M Juaini Taofik juga hadir bersama seluruh jajaran ASN lingkup kabupaten Lombok Timur.