NTB
Mesin Penyapu Jalan Kota Mataram Tiba Akhir Bulan Ini
Penulis: Laelatunniam | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Mesin penyapu jalan dikabarkan akan tiba di Kota Mataram akhir bulan Juli ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H M Kemal Islam menyampaikan, sebenarnya mesin ini akan tiba pada bulan Agustus nanti, sebelum HUT Kota Mataram.
Akan tetapi proses pengerjaannya dipercepat sehingga bisa segara tiba dan difungsikan.
Mesin penyapu jalan ini adalah alat besar yang digunakan untuk menyapu jalanan dengan sopir sebagai kendali.
Baca juga: Beli BBM di Kota Mataram Mulai Pakai Aplikasi MyPertamina, Ini 12 Lokasinya
"Untuk trotoar petugas kebersihan tetap nyapu, karena kendaran itu kan tidak bisa menyapu sela-sela trotoar," tutur Kemal.
Dapat dikatakan alat tersebut tidak mengurangi fungsi petugas kebersihan kota.
Menurut Haji Kemal, Kota Mataram memang sudah selayaknya memiliki alat kebersihan tersebut.
Karena jalan utama sebagai wajah kota harus tetap dalam keadaan bersih.
Baca juga: Polisi Keliling ke Kandang Ternak di Kota Mataram untuk Edukasi Pencegahan Wabah PMK
Untuk menjaga kebersihan jalan utama kota, petugas kebersihan menyapu jalanan 3 kali sehari.
"Tiga kali sehari ini pun dalam pengawasan, kalau ada alat ini nanti tidak perlu ada pengawasan," tambah Kemal.
Penyapuan jalan bisa dilakukan setiap saat.
Sebenarnya usulan pengadaan mesin ini sudah ada sejak tahun 2019 lalu, akan tetapi baru terealisasikan tahun ini.
Baca juga: Sambangi Polsek di Luar Kota Mataram, Kapolresta Mataram Cek Sarana Prasarana
"Persolannya kita keterbatasan anggaran, nah Pak Walikota sekarang ini konsen pada kebersihan Kota Mataram ini," tambahnya.
Kabarnya mesin penyapu jalan sedang dalam pengecetan dengan warna pilihan Pemerintah Kota Mataram.
Lebih dalam diceritakan, alat tersebut memiliki daya tampung sampah sebanyak dua ton dan memiliki daya pres.
Terkait siapa yang akan mengoperasikan alat tersebut, Haji Kemal menyebut ia akan mengirim petugas DLH untuk belajar mengoperasikan.
Sehingga menjadi profesional dan nantinya diharapkan mampu mengajar petugas-petugas yang lain.
Kemudian dengan adanya mesin tersebut, beberap petugas kebersihan akan dipindahkan ke lokasi yang belum terjamah.
Sehingga kebersihan di Kota Mataram bisa tertangani secara merata.
Kemal menyampaikan sebenarnya Kota Mataram kekurangan petugas kebersihan sekitar 100 orang.
Akan tetapi karena keterbatasan anggaran sehingga Pemkot memaksimalkan petugas yang ada terlebih dahulu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Lingkungan-Hidup-Kota-Mataram-H-M-Kemal.jpg)