NTB

Kolonel Inf Lalu Habibburahim Ingin Berikan Performa Terbaik Bagi Korem 162/WB

Dok. Istimewa/Penrem 162/WB
Kasrem162/Wira Bhakti Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma (hitam) yang sedang melakukan senam pagi bersama Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurchayo (hijau) saat acara syukuran kenaikan pangkat, di Lapangan Korem 162/WB, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Jimmy Sucipto.

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepala Staf Resor Militer (Kasrem) 162/Wira Bhakti kini dijabat oleh Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma.

Dengan jabatan barunya, ia ingin berkonsentrasi untuk memberikan performa terbaiknya bagi Korem 162/WB.

Hal tersebut ia sampaikan secara langsung ke TribunLombok saat usai acara syukuran di Lapangan Korem 162/WB, Jumat (15/7/2922).

Dengan dipenuhi rasa syukur, ia memandang kenaikan jabatannya itu merupakan suatu anugrah dari Komando yang lebih atas.

Baca juga: Polda NTB dan Korem 162/WB Olahraga bersama TNI-Polri Sambut HUT Bhayangkara Ke-76

Karena mampu dipercaya untuk mengemban tugas yang lebih.

Dengan berkonsentrasi dan bertekad, ia ingin memberikan performa terbaiknya bagi TNI, khususnya Korem 162/WB.

"Saya sudah pernah menjadi asisten operasi yang menangani 3 provinsi, yakni Bali, NTB dan NTT," ucapnya saat menceritakan dirinya di Kodam IX/Udayana.

Dan dengan pengalaman tersebut, ia mengaku sudah paham tentang kebutuhan tiga provinsi tersebut.

Baca juga: Korem 162/WB Jalankan Program Pompa Hidram sebagai Solusi Masyarakat yang Kesulitan Air Bersih

Selain itu, ia pun merasa kaget serta bangga karena mampu berdinas di tanah kelahirannya sendiri, yakni Lombok.

Adik dari Danrem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Lalu Rudy Irham Srigede terdahulu itu juga sempat tidak menampik kansnya untuk menjadi Danrem/162.

Berkaca pada pengalaman Kasrem 162/WB terdahulu Brigjen Aris Nurchayo yang kini menjabat sebagai Danrem 162/WB, ia memandang hal tersebut sebagai kebutuhan di TNI.

"Dari Kasrem menjadi Danrem bukan merupakan suatu tradisi, itu merupakan kebutuhan dari TNI," tuturnya.

Namun, ia selalu menyerahkan keputusan kepada Komando Atas, dalam kenaikan jabatan maupun penugasan dirinya selanjutnya.

"Saya hanya berdoa saja, apa yang terbaik dan dipercaya bagi pimpinan saya, akan saya lakukan apapun bentuknya," Tegas Habib.
(*)