Sirkuit Mandalika

Pembalap Tim Honda Bakal Jadikan Sirkuit Mandalika Sebagai Base Latihan Rutin Resmi

Diperkirakan jika sudah ada motor AHRT di PMIC maka, kedatangan pembalap akan lebih mudah.

Penulis: Sinto | Editor: Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM/SINTO
11 pembalap AHRT menjajal sirkuit Mandalika dalam latihan rutin resmi. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Astra Honda Racing Team (AHRT) menjajal Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC) dalam latihan resmi beberapa waktu lalu.

Merekapun mendapatkan hasil yang cukup puas dalam latihan resmi yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Usai sukses mengikuti latihan resmi, kru dan pembalap AHRT ungkap keinginannya menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai tempat rutin untuk melakukan latihan.

Baca juga: Tiket Drag Bike Dijual On The Spot, Penonton Bisa Duduk di Royal Box Sirkuit Mandalika

Hal ini disampaikan oleh Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) kepada Tribunlombok.com Senin, (16/6/2022) saat ditemui di PMIC.

"Saya sudah bicara kepada tim AHRT, mereka bilang kemungkinan mereka akan menaruh motornya di sirkuit Mandalika sebagai base latihan rutin mereka," terang pria yang juga mantan Direktur Media dan Komunikasi PT Sarana Media Nusantara (SMN) ini.

Pria yang akrab disapa Andhi ini menambahkan, latihan AHRT tentu akan menjadi lebih efisien jika motor ditaruh di garasi sirkuit.

Mereka tidak perlu lagi bolak-balik melakukan mobilisasi pengangkutan motor beserta sparepartnya di sirkuit.

Baca juga: Patung Jokowi dan Replika Sirkuit Mandalika Terus Diserbu Wisatawan Lokal

Diperkirakan jika sudah ada motor AHRT di PMIC maka, kedatangan pembalap akan lebih mudah.

Hal ini karena motor sudah ada, baju, helm, dan segala fasilitas yang diperlukan untuk melakukan latihan.

"Saya harap pembalap AHRT bisa berkembang lebih pesat ketika melakukan latihan rutin di sirkuit Mandalika. Ajang ini juga bisa jadi pembinaan dan pembibitan pembalap muda Indonesia," tutupnya.

MGPA telah memastikan jika PMIC sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), organisasi internasional di bidang olahraga sepeda motor.

Mulai dari panjang, lebar, run off area, tikungan hingga gravelnya juga sudah sangat mirip dengan sirkuit berkelas lainnya di luar negeri.

"Kami sebelumnya sudah membahas dengan tim AHRT tinggal mereka membahas di internal mereka saja," tutup Priandhi.

 

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved