NTB

Bazar di Pelabuhan Badas Belum Jadi Prioritas Diskoperindag Sumbawa

Tribunlombok.com/Galak Rezeki Waskita
Pelabuhan Badas Kabupaten Sumbawa 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Rencana gelaran bazar di Pelabuhan Badas belum jadi prioritas Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sumbawa.

Pernyataan Kepala Diskoperindag Kabupaten Sumbawa, Ricky Trisnadi, ini disampaikan melalui Kepala Bidang Perindustrian Perindag Kabupaten Sumbawa, Andi Kusmayadi.

Saat ini, Diskoperindag sedang berkonsentrasi dengan UMKM yang akan ditampilkan di vanue MXGP.

"Kita tidak menggelar ekspo di Badas, tapi kita siap manakala UMKM dibutuhkan di sana," kata Andi, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Soal UKM Dadakan di MXGP, Koperindag Sumbawa: Tidak Dilarang

Namun untuk memastikan kebutuhan tersebut, Diskoperindag masih akan melakukan komunikasi dengan PT. Pelindo dan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

"Kita rencanakan, tapi belum prioritas hari ini. Nanti kita akan komunikasi dengan Pelindo," jelas Andi.

Saat ini Diskoperindag sedang membaca skala ekonomi dan bisnis UMKM yang cocok dengan lokasi tersebut.

Dua yang menjadi pertimbangan adalah keberadaan hotel apung dan kecepatan mobilitas tamu MXGP di lingkungan tersebut.

Baca juga: Jelang MXGP Samota 2022, Dinas PUPR Sumbawa Merawat dan Memperindah Jalan

Mengingat Pelabuhan Badas merupakan Hub Parkir tamu MXGP.

Rekayasa ini dipandang sebagai situasi arus trasnportasi yang berjalan cepat menuju sirkuit MXGP.

Prospek keuntungan ekonomi di situasi inilah yang coba ditemukan dan di cari Diskoperindag.

Mulai dari jenis UKM, hingga jumlah yang harus disediakan.

Sebelumnya, General Manager (GM) Pelindo Badas meyebut lokasi bazar nantinya akan diletakkan di depan bendera negara-negara peserta MXGP.

Area tersebut juga berada di depan gudang yang dipersiapkan menjadi penampung logistik MXGP.

(*)