Soal Penjualan Scrub Tambang, DPRD ke PT AMNT: Hargai Pemerintah KSB

Pihak DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyoroti hasil penjualan scrub perusahaan tambang PT AMNT

Tribunlombok.com/Galan Rezki Waskita
Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Perusahaan Tambang PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) diketahui melakukan penjualan Scrub (limbah tambang) sejumlah 34 ribu ton.

Pihak DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyoroti hal tersebut.

"Mereka mengambil manfaat itu sendiri tanpa ada pembagian untuk masuk ke APBD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB)," kata Abidin Nasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (7/6/2022).

Sebelumnya pada masa pengelolaan PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT), KSB mendapatkan bagi hasil dari penjualan limbah ini.

Baca juga: DPRD KSB Kecewa Dana CSR PT AMNT Tidak Maksimal Sentuh Infrastruktur Dasar Masyarakat

Bagi hasil ini ditetapkan berdasarkan MoU antara KSB dengan NNT saat itu.

Meski, MoU itu juga dihasilkan karena DPRD turun jalan bersama masyarakat.

Keterangan ini disampaikan Kaharudin Umar, Ketua DPRD KSB.

Saat ini, KSB kembali meminta agar pembagian keuntungan dapat diterapkan lagi.

Baca juga: Soal Kesempatan Kerja di PT. AMNT, DPRD Minta Pemerintah KSB Pastikan Hak Masyarakat Lokal

Kembali ke Abidin, ia mengakui memang tidak ada perintah langsung undang-undang yang mengatur cara-cara itu.

Namun AMNT dituntut untuk mempunyai good will ke masyarakat KSB melalui bagi hasil tersebut.

"Dia (AMNT) harus melihat bahwa dia mengambil manfaat di daerah Sumbawa Barat ini. Maka pemerintah daerah juga harus dihargai," jelas Abidin.

Lebih jauh DPRD juga menuntut agar Pemerintah KSB untuk lebih gesit lagi membangun komunikasi dengan perusahaan tersebut.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved