Cicip Nuansa Tropis di Cafe Sun Beach Pantai Batu Bolong
Pantai Batu Bolong dikenal wisatawan karena panorama sunsetnya yang mempesona. Lokasi ini bisa menjadi salah satu alternatif liburan di masa pandemi.
Penulis: Robbyan Abel Ramdhon | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Robbyan Abel Ramdhon
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT – Pantai Batu Bolong dikenal wisatawan karena panorama sunsetnya yang mempesona.
Selain hal itu, pantai ini berdekatan dengan Pure Batu Bolong, tempat ibadah umat Hindu yang telah berdiri pada kisaran abad 16.
Sehingga ketika masyarakat berkongkow di tepi pantai Batu Bolong, tak hanya menikmati keindahan pantai, aktivitas kebudayaan dan keagamaan umat hindu di area tersebut juga bisa dinikmati .
Menyadari suasana pantai yang begitu bagus inilah, Nurul bersama keluarganya mendirikan Cafe Sun Beach.
Baca juga: Cerita Pengelola Cafe di Pantai Batu Bolong Melewati Pandemi Covid-19
Baca juga: Ini Bukit Melase Senggigi, Lokasi Sunset Favorit yang Dekat dengan Kota Mataram
Sun Beach didirikan pada permulaan 2020 dengan menawarkan konsep tropis. Konsep ini tercorak dari bahan-bahan yang digunakan untuk membangun cafe.
Seperti atap yang terbuat dari Jerami kering, bentuk bangunan yang seperti berugak bertingkat, dan furniture yang terbuat dari kayu-kayuan.
Nurul mengungkapkan, persiapan mendirikan Sun Beach membutuhkan waktu yang tidak sebentar, terlebih berbagai agenda sempat terganggu karena pandemi covid-19.
“Untungnya bapak orang travel, jadi punya beberapa kenalan yang bisa bantu bawakan tamu,” ungkap Nurul kepada Tribunlombok.com, Selasa (31/5/2022).
Adapun menu-menu yang ditawarkan terbilang variatif, mulai dari makanan tradisional hingga western.
“Ada ikan bakar, ayam goreng, nasi goreng, salad, spaghetti. Tapi yang paling kami andalkan ikan bakar,” ucapnya.
Ada pun harga-harga makanan yang dijual Sun Beach relatif terjangkau, mulai dari harga Rp7 ribuan untuk minuman hingga Rp50 ribuan untuk kudapan dan makanan berat.
Baca juga: Mengenal Kuliner di Kawasan Wisata Suranadi Lombok Barat, Berikut Nama dan Harganya
Sun Beach buka setiap hari mulai dari pukul 3 sore hingga dini hari sekira 12 malam.
Tempat ini umumnya ramai dikunjungi pada sore hari dan malam hari.
Kebanyakan wisatawan yang dapat bertujuan untuk menikmati sunset dan acara-acara malam di Senggigi.
Lokasinya pun cukup terjangkau, yakni berada di sebelum gerbang masuk pura batu bolong, atau jalan lebar yang mengarah ke pantai.
Dari Kota Mataram, pengunjung hanya butuh waktu 20 menit untuk sampai ke lokasi ini dengan berkendara motor atau mobil.
Per sekali masuk, wisatawan juga perlu membayar tiket parkir sebesar Rp 5 ribu.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/USAHA-SENGGIGI.jpg)