NTB

Dishub NTB Pertegas Pengaturan Kendaraan Saat Gelaran MXGP

Tribunlombok.com/Galan Rezki Waskita)
Vanue MXGP Samota Sumbawa (Tribunlombok.com/Galan Rezki Waskita) 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Menghadapi MXGP Samota Juni mendatang, rekayasa pengaturan mobilitas kendaraan menjadi satu dari yang paling diperhatikan.
 
Untuk itulah Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan penegasan-penegasan terkait mekanisme lapangan yang akan diterapkan. 

Pertama, Lapangan Pragas Sumbawa akan menjadi lahan parkir tambahan. 

Penggunaan lapangan ini akan diberlakukan jika 5 area parkir yang disiapkan sebelumnya tidak mampu menampung jumlah kendaraan. 

Baca juga: Diikuti 10 DPC, Muscab IV Partai Demokrat se-NTB Resmi Dibuka 

Jika ada penonton yang menggunakan bus pribadi, maka diperkenankan untuk langsung ke Vanue MXGP. 

Mereka tidak perlu berganti transportasi, melainkan hanya perlu diberikan stiker di kendaraan. 

Penonton yang menggunakan sepeda motor atau tamu VIPatau VVIP bisa langsung ke area Sirkuit. 

Namun mereka juga harus telah diberikan sticker. 

Stiker juga akan diberikan pada petugas hotel, UMKM, Government, dan masyarakat yang rumahnya berasa di lingkungan Sirkuit.

Baca juga: Daftar SMA/MA Terbaik di Nusa Tenggara Barat Berdasarkan Nilai Rata-rata UTBK 2021

Baca juga: Rumah Pasangan Lansia di Bima Terbakar, Sebelumnya Masak Air Untuk Bikin Kopi, Satu Orang Meninggal

Kendaraan Angkutan Sewa Khusus (ASK) akan diberikan akses namun terbatas. 

Keterangan ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu M. Faozal, Rabu, (25/5/2022). 

"Ini adalah catatan kami, dan pasti akan disempurnakan lagi agar lebih mendetil," jelas Faozal. 

Terkait ASK, ia juga berencana akan melakukan pencatatan terkait jumlah ASK yang akan beroperasi di Sumbawa. 

Meski, ia menaksir ASK di Sumbawa tidak akan lebih banyak seperti gelaran MotoGP Mandalika.

(*)