Lebaran 2022

Lomba Panjat Pinang Rayakan Lebaran di Lombok Timur yang Tak Lekang Digilas Zaman

Lomba panjat pinang digelar pada sore hari untuk menyemarakkan hari lebaran bagi masyarakat

ISTIMEWA/Saparwadi
Seorang anak sedang berada di puncak dalam lomba panjat pinang untuk memeriahkan hari raya Idul Fitri 1443 H di Dusun Aikdewa Selatan, Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Rabu (4/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM,LOMBOK TIMUR - Rangkaian kegiatan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah menghiasi kehidupan masyarakat Lombok Timur.

Mulai dari mudik ke kampung halaman, pergi ke tempat rekreasi, bahkan menyelenggaran berbagai kegiatan perlombaan.

pemuda Dusun Aikdewa Selatan, Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur memeriahkan lebaran 2022 ini dengan membuat lomba panjat pinang.

Baca juga: H+3 Lebaran, Polres Lombok Tengah Makin Giat Jaga Sirkuit Mandalika hingga Patung Jokowi Naik Motor

Acara lomba panjat pinang di momen lebaran ini menjadi hiburan masyarakat setempat, tidak hanya saat Idul Fitri tetapi juga hari besar Islam lainnya.

Ketua Panitia PHBI Desa Aikdewa Saparwadi mengatakan, kegiatan lomba ini merupakan runutan dari kemeriahan bulan Ramadan yang berlanjut sampai lebaran.

"Kita setiap tahun selalu menggelar kegiatan PHBI selama satu bulan penuh yang dimulai pada bulan Ramadan," kata Jabot panggilan akrabnya kepada TribunLombok.com, Rabu (4/5/2022).

Ramadan lalu, para pemuda pemuda Desa Aikdewa menggelar lomba religi seperti tahfiz, azan, cerdas cermat, puitisasi, dan lainnya.

Kemudian pada saat lebaran tiba kemeriahan bersambung dengan lomba panjat pinang, tarik tambang, eksamen sepeda motor, sepak bola mini, dan banyak lagi.

"Biasanya panjat pinang kita gelar pada sore hari pada hari lebaran, itu kita lakukan untuk menyemarakkan hari lebaran bagi masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Pusuk Pass, Spot Favorit di Perbatasan Lombok Utara-Lombok Barat: Istirahat Sambil Beri Makan Monyet

Saparwadi mengungkapkan, berbagai lomba itu juga ditujukan untuk meningkatkan jiwa kompetisi dan jiwa kebersamaan antar masyarakat.

"Terlebih pada anak-anak sehingga ketika mereka keluar sudah memiliki bekal mental kompetisi," tutupnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved