Bulan Ramadhan

Mengenal Seni Kaligrafi yang Ramai Dilombakan saat Ramadhan, Bukan Sekedar Tentang Keindahan

Seni kaligrafi merupakan salah satu seni yang dilombakan selama Ramadhan di Lombok Epicentrum Mal. Acara ini diikuti perserta dari berbagai daerah.

Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/PATAYATUL WAHIDAH
Lomba kaligrafi di Lombok Epicentrum Mall, Selasa (12/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Seni kaligrafi bukan hanya sekedar tentang nilai estetika.

Tabari, anggota komunitas Lombok Art Community mengatakan, selain keindahan, terdapat kategori lain yang harus ada dalam karya seni kaligrafi.

"Jadi penilaian kaligrafi itu bukan hanya estetika saja tetapi juga tingkat keterbacaan juga dan kesesuaian dengan tema," kata Tabari, dewan juri lomba kaligrafi Lombok Epicentrum Mall, Selasa (12/4/2022).

Tabari menjelaskan, jika kaligrafi terdiri dari kaligrafi kontemporer dan kaligrafi murni atau klasik.

Baca juga: Rayakan Ramadhan 1443 H, Epicentrum Mall Gelar Colorful Ramadhan

Baca juga: Fakta-fakta TGH Umar Kelayu, Gurunya Para Tuan Guru di Pulau Seribu Masjid

Untuk kaligrafi klasik memiliki kaidah-kaidah yang telah ditetapkan dalam penulisannya.

Misalnya saja huruf alif, dalam kaligrafi klasik memiliki ukuran yang telah ditetapkan yakni sekitar 2,5 cm.

"Kalau klasik itu sudah ada aturannya secara baku jadi tidak bisa diubah," jelasnya.

Sementara kaligrafi kontemporer, tidak mengikuti kaidah-kaidah baku layaknya kaligrafi klasik.

Seniman kaligrafi bisa berkreasi sebebasnya namun harus tetap memperhatikan tingkat keterbacaan dari seni kaligrafi yang dibuat.

"Misalkan saja ya tulisan 'sahru Ramadhan' ada di tengah kemudian tulisan 'alazi' ada di atas nah itu kan tidak bisa terbaca," ujarnya.

Menurutnya meskipun suatu karya kaligrafi indah dipandang namun tidak bisa terbaca maka akan percuma.

Sebagai pegiat kaligrafi, Tabari berharap lomba kaligrafi yang diadakan selama bulan Ramadhan dapat melahirkan kaligrafer baru di NTB.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved