Jumat, 24 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Nusa Tenggara Punya Perpustakaan Keempat Terbanyak di Indonesia

Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Upriyadi menyebut 8,57 persen perpustakaan di Nusa Tenggara.

Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Sirtupillaili
ISTIMEWA
Siswa SD di Lombok Tengah membaca buku yang disediakan mobil pintar Tastura Mengajar di sela vaksinasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Upriyadi mengungkapkan 8,57 persen perpustakaan tersebar di wilayah Nusa Tenggara.

Nusa Tenggara mencakup Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jumlah ini membuat wilayah Nusa Tenggara menempati posisi keempat dengan jumlah infrastruktur perpustakaan terbanyak setelah Sulawesi.

“Ini adalah gambaran sebaran perpustakaan di seluruh Indonesia, tentunya saat ini yang paling tinggi ada di Jawa sekitar 47,89 persen kemudian Nusa Tenggara dengan NTB termasuk di dalamnya ada di posisi keempat 8,57 persen,” kata Upriyadi, dalam Forum Perangkat Daerah Urusan Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu 23 Maret 2022.

Baca juga: Gelar Pangan Murah, PKK NTB Mudahkan Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Baca juga: Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany Klaim Pengangkatan PPPK Terbanyak di Masa Kepemimpinannya

Upriyadi menyebutkan, jumlah perpustakaan di Indonesia sangat banyak.

Bahkan Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah perpustakaan terbanyak di dunia di bawah India dan di atas Rusia.

Di seluruh Indonesia sendiri jumlah perpustakaan mencapai 164.610 unit.

Terdiri dari perpustakaan sekolah 60 persen atau 113.541 unit.

Perpustakaan umum 25,8 persen atau 42.460 unit.

Sisanya perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khusus.

Sementara untuk saat ini disebut Upriyadi tenaga perpustakaan berjumlah 10.261 orang.

Jumlah antara perpustakaan dengan tenaga perpustakaan dirasa Upriyadi tidak seimbang.

“Jadinya bahawa tenaga perpustakaan perlu ditingkatkan dari segi kuantitas maupun kualitasnya,” ujar Upriyadi.

Dengan begitu banyaknya perpustakaan tersebut diharapkan Upriyadi kabupaten/kota di seluruh Indonesia dapat memaksimalkan potensi perpustakaan.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved