MotoGP Mandalika 2022
Kapal Kelud Disulap Jadi Hotel Terapung Penonton MotoGP, Begini Cara Memesan Kamarnya
Pemerintah menyediakan kapal di Pelabuhan Gili Mas sebagai hotel terapung bagi penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika. Alternatif penginapan bagi warga.
Penulis: Patayatul Wahidah | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Patayatul Wahidah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Untuk memenuhi ketersediaan akomodasi penginapan bagi penonton MotoGP Mandalika, pemerintah menyiapkan hotel terapung.
Fasilitas ini merupakan kerja sama Kementerian Perhubungan, BUMN, PT PELNI, Dinas Perhubungan NTB, dan Politeknik Pariwisata Lombok.
“Hotel terapung ini untuk membantu saudara-saudara yang belum mendapatkan tempat penginapan karena kan kita lihat lonjakan harga kamar lagi high season nih,” kata Husni Adam, penanggung jawab pemesanan kamar akomodasi Terapung, Senin, 24 Maret 2022.
Kapal Kelud rute Jakarta-Batam-Medan akan disulap menjadi hotel terapung,
Kapal ini dapat menampung 1.500 penumpang.
Terkait mekanisme pemesanan kamar di hotel terapung ini, Husni Adam menjelaskan, kapal ini hanya dapat ditumpangi mereka yang memiliki tiket MotoGP 2022.
Persyaratan selanjutnya yakni calon penonton MotoGP Mandalika menunjukkan sertifikat vaksinasi minimal dosis kedua dan mengakses aplikasi PeduliLindungi.
Baca juga: Solusi Kekurangan Kamar Jelang MotoGP, Hotel Terapung hingga Inapkan Penonton di Bali
Apabila semua syarat tersebut telah terpenuhi, penonton MotoGP harus melakukan pemesanan kamar melalui: Rsvhotelapung@ppl.ac.id.
Dengan melampirkan nama, alamat, nomor KTP, nomor telepon, tanggal check-in dan check out.
Kemudian foto tiket MotoGP 2022 dan sertifikat vaksinasi dosis kedua.
“Nanti akan langsung dibalas oleh saya untuk penerbitan vouchernya selayaknya seperti hotel,” kata Husni Adam, pada Tribunlombok.com.
Voucher yang telah diberikan melalui email tersebut wajib dicetak dan ditunjukkan pada petugas saat proses check-in.
Meski akomodasi terapung tidak dikenakan biaya sepeserpun tapi fasilitas yang ditawarkan cukup memadai.
Seperti tempat tidur, selimut, bantal, musholla dan shuttle service Gili Mas – Mandalika PP.
Sementara Husni menjelaskan, fasilitas akomodasi terapung tidak menyediakan sarapan bagi penumpang.
“Jadi teman-teman atau para tamu kita bisa arahkan ke kantinnya dari kapal itu,” jelasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kelud.jpg)