MotoGP Mandalika 2022

Pembalap Tim Honda Diunggulkan Berjaya di Sirkuit Mandalika 18-20 Maret 2022

Saat tes pramusim 11-13 Februari 2022, Pol Espargaro memuncaki dua dari tiga kali sesi tes pramusim di Sirkuit Mandalika.

Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA
Pembalap Tim Repsol Honda Pol Espargaro menjajal lintasan Sirkuit Mandalika, pada hari pertama tes pramusim MotoGP Jumat 11 Februari 2022. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Para pembalap Tim Repsol Honda diunggulkan berjaya di MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika 18-20 Maret 2022.

Faktor pendukung kemenangan Honda di Mandalika yaitu performa kuat di tes pramusim, podium di MotoGP Qatar, dan karakter sirkuit Mandalika yang sesuai dengan kekuatan motor Honda.

Baca juga: Lahirnya Juara Baru hingga Honda Puasa Podium 7 Tahun di MotoGP Qatar

Baca juga: Ini Dia 15 Sponsorship MotoGP Mandalika 2022, dari Gojek Hingga Tokopedia

Saat tes pramusim 11-13 Februari 2022, Pol Espargaro memuncaki dua dari tiga kali sesi tes pramusim di Sirkuit Mandalika.

Pembalap berkebangsaan Spanyol itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 31,060 detik pada hari ketiga tes.

Pol Espargaro memimpin 18 lap pertama seri pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2022 di Sirkuit Losail.

Sukses itu merupakan yang pertama bagi Pol memimpin balapan MotoGP sepanjang karier.

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memegangi kepalanya saat berjalan keluar dari paddock Sirkuit Mandalika di sela sesi tes pramusim MotoGP Minggu (13/2/2022).
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez memegangi kepalanya saat berjalan keluar dari paddock Sirkuit Mandalika di sela sesi tes pramusim MotoGP Minggu (13/2/2022). (TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA)

Dia memimpin 18 lap tersebut secara dominan ketimbang lawan-lawannya.

Sayang pembalap berusia 30 tahun tersebut disalip oleh Enea Bastianini (tim Gresini) memasuki lima lap terakhir dan usahanya untuk kembali ke depan berakhir dengan ia melebar di tikungan pertama.

Akibatnya, Pol Espargaro terlempar ke peringkat ketiga di belakang Brad Binder (KTM).

Rekan Espargaro, Marc Marquez finis di peringkat kelima setelah sempat menguntitnya di posisi kedua pada lima lap awal.

Espargaro mengatakan bbalapan di Qatar sedikit berbeda dari perkiraan tim.

"Jujur saja, kami punya suatu strategi," ujarnya seperti dikutip dari Tuttomotoriweb. "Kami pikir balapan akan berbeda."

"Kami pikir akan berada di grup besar sehingga bisa menghemat bahan bakar dan ban. Namun, yang terjadi tak seperti itu. Tak ada grup besar dan saya di depan, memacu di batas."

"Gaya membalap saya bergantung ke rem belakang untuk mengangkat tekanan di depan. Namun, saya kehabisan opsi ketika melihat ban belakang mulai mengunci."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved