NTB
Update Banjir di Sumbawa, Listrik Padam, Warga Mengungsi ke Rumah Keluarga
Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Pascabanjir bandang Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, warga mengungsi ke rumah keluarga mereka di dataran yang lebih tinggi.
Dari informasi yang berhasil didapatkan Tribunlombok.com, Junaidi warga Kalimango menyebut psikologi masyarakat cukup terganggu.
Ia melihat masyarakat cukup syok dengan peristiwa ini.
Sebagian yang lain ikut kaget melihat rumah keluarganya yang terdampak banjir.
Baca juga: Banjir Terjang 5 Desa di Sumbawa, Satu Jembatan Putus
Baca juga: Penuhi Syarat Menggelar MXGP, Pemkab Sumbawa Targetkan Vaksinasi Tuntas Akhir Maret 2022
Dalam keterangannya, Junaidi bahkan menyebut 1 rumah panggung terseret air.
Rumah tersebut tepat berasa di belakang rumah Junaidi di wilayah Karang Sawo.
Saat ini, per (14/2/2022), pukul 20.40 WITA, situasi dikabarkan sedang mati lampu.
Lebih lanjut Junaidi mengatakan, ia menceritakan wilayah Karang Bote' pada sekitar pukul 18.00 WITA terendam hingga 3 meter.
Junaidi menceritakan saat ini wilayah Karang Bote' masih terendam.
Namun dari peristiwa yang baru saja berlangsung itu, semua elemen masyarakat bergerak bersama.
Polsek Alas, pemerintah desa, hingga masyarakat bahu-membahu menangani bencana ini.
Dari pantauan Tribunlombok.com, saat berita ini dibuat, pihak BPBD sedang berangkat menuju lokasi
Dalam pemberitaan sebelumnya, banjir tersebut menerjang pada pukul 16.00 Wita pada Senin (14/2/2022).
Dampak bencana banjir tersebut melanda Desa Marente, Desa Kalimango, Desa Dalam, Desa Juran Alas, dan Desa Luar di Kecamatan Alas.
Aliran air yang melalui saluran irigasi tersumbat dan kemudian meluap ke pemukiman warga.
Lebih lanjut, penyumbatan saluran irigasi juga bagian dari pemicu luapan tersebut.
Dari gambar dan video yang berhasil didapatkan TribunLombok.com, air mencapai ketinggian pinggang hingga dada orang dewasa.
Beberapa tanaman perkebunan ikut terseret air.
Banjir ini juga menyebabkan putusnya Jembatan Cinta di Desa Luar Kec. Alas.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Air akhirnya mulai mereda dan perlahan surut pada pukul 18.00 WITA.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kolase-banjir-alas-sumbawa-jembatan-putus-14-feb-2022.jpg)