NTB
Wagub NTB Sebut Buku "Tuan Guru Bajang dan Covid-19" Ikhtiar Menyelamatkan Umat
Penulis: Lalu Helmi | Editor: Lalu Helmi
Laporan Wartawan TribunLombok, Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi resmi meluncurkan buku bertajuk "Tuan Guru Bajang dan Covid-19".
Buku tersebut diluncurkan pada muktamar perdana Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Minggu, (30/1/2022).
Pada Selasa, (1/2/2022) buku karya Muhammad Syaiful Islam Febriantara Putra itu dibedah.
Baca juga: Febrian Ceritakan Kisah di Balik Buku Tuan Guru Bajang dan Covid-19
Baca juga: Tutup Muktamar Ke-1 NWDI, TGB Luncurkan Buku Tentang Pandemi Covid-19
Bedah buku yang bertempat di Nostalgic Cafe, Mataram itu dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah.
Dalam kesempatan tersebut, Rohmi memberikan apresiasi atas karya monumental itu.
Ia menyebutkan bahwa buku tersebut merupakan reduksi dari luasnya ilmu Tuan Guru Bajang.
Terutama ihwal perdebatan soal pandemi covid-19.
Kredit khusus diberikan Wagub NTB itu kepada penulis buku setebal 207 halaman tersebut.
Menurutnya, buku tersebut menjadi ikhtiar menjernihkan perdebatan di tengah masyarakat.
"Banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dalam buku ini. Semoga dengan peluncuran ini apa yang menjadi buah pemikiran Tuan Guru Bajang, isi-isi dakwah beliau itu bisa tersebar luas di masyarakat dan menjadi pembelajaran bagi kita semua," kata Rohmi saat memberikan sambutan pada Selasa, (1/2/2022).
Buku tersebut, kata Rohmi bisa menjadi pembelajaran bagi semua orang.
"Pandemi ini sesuatu yang terjadi tidak setiap tahun, ini langka, jadi memang harus banyak kita belajar dari apa yang terjadi saat ini," tandas Ketua DPW NasDem NTB itu.
Tuan Guru Bajang adalah satu dari sedikit ulama maupun pemimpin yang sungguh-sungguh konsisten di masa pandemi.
Ia tidak tergoyahkan oleh persepsi masyarakat, tidak tergoyahkan oleh keadaan di sekitar.
"Jadi konsisten dakwah beliau menyelamatkan umat. Kekonsistenan dan keistiqomahan ini yang betul-betul harus menjadi pembelajaran bagi kita semua," bebernya.
Tuan Guru Bajang, ujar Rohmi, memberi teladan bagaimana meletakkan segala sesuatu sesuai takarannya.
Rohmi menyebut bahwa menghimpun pemikiran Tuan Guru Bajang bukanlah pekerjaan yang muda.
Penulis, kata Wagub NTB telah melakukan sesuatu yang tidak banyak orang dapat melakukannya.
"Saya tahu itu tidak gampang, tetapi bagi TGB di dalam kiprah dakwah beliau, beliau tidak pernah goyah," ujarnya.
Buku "Tuan Guru Bajang dan Covid-19" memberikan edukasi demi kemaslahatan umat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/wakil-gubernur-ntb-hj-sitti-rohmi-djalilah.jpg)