Selasa, 19 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Buku Tematik

Kunci Jawaban Tema 5, Kelas 4 SD, Halaman 14, Aku Cinta Membaca: Pahlawan Tak Terduga

Kunci Jawaban Tema 5, Kelas 4 SD, Halaman 14, Aku Cinta Membaca: Pahlawan Tak Terduga.

Tayang:
Penulis: Wulan Kurnia Putri | Editor: wulanndari
Tangkap layar Tema 5, Kelas 4 SD
Kunci Jawaban Tema 5, Kelas 4 SD, Halaman 14, Aku Cinta Membaca: Pahlawan Tak Terduga. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Simak Kunci Jawaban Tema 5, Kelas 4 SD, Halaman 14, Aku Cinta Membaca: Pahlawan Tak Terduga.

Kunci jawaban berdasarkan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017/

Tema 5 Pahlawanku.

Materi pada pertemuan 3 ini meliputi ‘Pahlawan Tak Terduga’.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa memahami terlebih dahulu kemudian menjawabnya sendiri.

Kunci jawaban hanya sebagai panduan bagi orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 138 dan 139, Tema 3, Kelas 4 SD: Kiki dan Lala, Kelinci Tersayang

Aku Cinta Membaca

Pahlawan Tak Terduga

Boni menggaruk-garuk kepalanya. Rambutnya berantakan. Sudah sepuluh menit Boni berkeliling kelas, dari satu meja ke meja lain.Isi tasnya pun berantakan di atas meja. Pensilnya hilang! Boni hanya membawa sebatang pensil ke sekolah. Sekarang pensil itu hilang! Padahal sebentar lagi ulangan matematika akan dimulai. Duh..bagaimana ini?

Boni berkeliling mendatangi teman-temannya. Ia ingin meminjam pensil. Tetapi,…teman-temannya menolak. Mereka hanya membawa pensil yang cukup bagi mereka. Lagipula, teman-teman kesal dengan Boni. Ia jarang membawa alat tulis dari rumah, hanya mengandalkan pinjaman dari teman-temannya. Lalu, menghilangkan pensil pinjamannya entah ke mana. Boni tidak bertanggung jawab!

Hari itu muka Boni yang memelas tidak dihiraukan oleh teman-temannya. Gawat! Jika Pak Halim tahu Boni tidak siap, pasti ia tidak diz inkan mengikuti ulangan matematika. Tidak membawa alat tulis bisa dianggap tidak siap mengikuti ulangan. Boni terduduk lemas di mejanya. Ia tahu ini akibat keteledorannya sendiri. Boni bingung bagaimana nanti harus menjawab pertanyaan Pak Halim.

Tiba-tiba…, ada tangan menyentuh punggung Boni. Tangan Bima. Ia menyodorkan sebatang pensil. “Ini, kamu boleh pinjam pensilku. Aku membawa pensil lebih hari ini,” katanya.

Boni terdiam. Boni ragu untuk mengambil pensil itu, tetapi Bima sudah meletakkannya di atas meja. Boni malu! Boni sering mengejek Bima. Tubuhnya kecil, tak banyak bicara, walaupun ia pandai. Ia hanya diam tak membalas ketika Boni terus-terusan mengejeknya.

Hari ini Boni yang terdiam. Bima, yang sering diejeknya, menjadi penyelamatnya. Boni bisa mengikuti ulangan matematika karena Bima, pahlawan tak terduga.

Santi Hendriyeti

Disclaimer:

- Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
- Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved