Breaking News:

85 Hakim Nakal Direkomendasikan Mendapat Sanksi karena Melanggar Kode Etik

Dari jumlah itu, sebanyak 64 hakim dijatuhi sanksi ringan, 14 hakim dijatuhi sanksi sedang, dan tujuh hakim dijatuhi sanksi berat.

Editor: Dion DB Putra
TRIBUN NETWORK
Komisioner Komisi Yudisial Sukma Violetta 

TRIBUNLOMBOK.COM, JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi kepada 85 hakim karena terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) sepanjang Januari 2021-November 2021.

Dari jumlah itu, sebanyak 64 hakim dijatuhi sanksi ringan, 14 hakim dijatuhi sanksi sedang, dan tujuh hakim dijatuhi sanksi berat.

"Rekomendasi sanksi ini selanjutnya disampaikan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk implementasi pelaksanaan sanksinya," kata Komisioner KY Sukma Violetta lewat keterangan tertulis, Rabu 22 Desember 2021.

Baca juga: Divonis 4 Bulan Penjara oleh Majelis Hakim Tapi Tak Perlu Ditahan, Rachel Vennya: Saya Terima

Baca juga: Ombudsman NTB Bertindak, 4 dari 5 Kampus Kembalikan Dana KIP Kuliah Rp 9,1 Miliar

Disebutkannya, sebanyak 45 persen dari hakim yang diperiksa KY telah diputuskan terbukti dan mendapatkan rekomendasi sanksi, yang kecenderungannya naik sekitar 40,12 persen pada tahun 2020 dan 27 persen tahun 2019.

Menurutnya, dari 85 usulan sanksi yang sudah disampaikan KY kepada MA, baru dua yang sudah ditindaklanjuti MA.

Sementara terhadap 38 usulan sanksi, MA memutuskan tidak dapat ditindaklanjuti dengan alasan teknis yudisial.

Atas 13 usulan sanksi, sampai saat ini belum mendapat respons dari MA tentang bagaimana pelaksanaan riil dari sanksi tersebut.

"Untuk 32 putusan yang tersisa, KY masih melakukan proses minutasi putusan," ujarnya.

Untuk jenis pelanggaran, kata Sukma, terdapat 71 hakim tidak bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya, dan delapan hakim tidak berperilaku adil.

Selain itu, terdapat tiga hakim yang tidak menjaga martabat hakim, tiga lainnya karena melanggar kesusilaan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved