NTB

Korban Banjir Lombok Berharap Rumah Rusak Segera Diperbaiki

TribunLombok.com/Sirtupillaili
DAMPAK BANJIR: Rumah dan motor warga rusak akibat banjir bandang di Batu Layar Utara, Lombok Barat, Selasa (7/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Warga korban banjir Lombok berharap rumah yang rusak akibat banjir bandang segera diperbaiki.

Sebagian warga yang tinggal di pinggir sungai kini kehilangan rumah setelah tersapu banjir.

Seperti Sabariatun (35), salah satu korban berharap pemerintah secepatnya memberikan bantuan perumahan.

"Rumah saya hancur dan motor hanyut terbawa banjir," katanya, Rabu (8/12/2021).

Perempuan yang sedang hamil tujuh bulan ini mengaku tidak ada yang tersisa dari rumahnya.

Sementara suaminya karyawan hotel, baru bekerja dua bulan dan harus berhenti karena pengurangan pegawai.

"Anak saya dua orang dan ini mengandung anak ketiga. Semoga banyak bantuan juga yang datang setelah keadaan normal," tutupnya.

Baca juga: Balita 3 Tahun di Lombok Tengah Tewas Hanyut di Sungai

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalillah menyerahkan santunan kepada empat keluarga korban meninggal dunia di Dusun Batu Layar Utara, Desa Batu Layar, Lombok Barat.

"Semoga diberikan ketabahan menghadapi musibah dan yang sekarang sedang di pengungsian agar tidak trauma berkepanjangan," ujar Rohmi Djalilah.

Rohmi mengunjungi tiga desa terdampak banjir, Senin (6/12/2021) pagi.

DAMPAK BANJIR: Rumah dan motor warga rusak akibat banjir bandang di Batu Layar Utara, Lombok Barat, Selasa (7/12/2021). 
DAMPAK BANJIR: Rumah dan motor warga rusak akibat banjir bandang di Batu Layar Utara, Lombok Barat, Selasa (7/12/2021).  (TribunLombok.com/Sirtupillaili)

Selain memberi uang tunai kepada korban meninggal, Rohmi juga menyerahkan bantuan berupa sarung, masker, sabun, popok bayi, karpet plastik, dan makanan cepat saji kepada warga terdampak banjir.

Rohmi mengimbau warga semakin sadar potensi bencana.

Terlebih NTB merupakan wilayah bencana dan mulai berprilaku ramah lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

"Pemerintah juga tegas melarang pembalakan liar," katanya.

Baca juga: Korem 162/WB Dirikan Dapur Umum di Tiga Lokasi untuk Membantu Korban Banjir Lombok

Baca juga: Detik-detik Korban Banjir Lombok Hanyut Terseret Arus, Terpental saat Selamatkan sang Bapak

Pasca bencana banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB merilis, korban terdampak sejumlah 5.399 orang di empat kecamatan.

Tersebar di Kecamatan Gunungsari 2.849 KK, Batu Layar 1.250 KK, Lingsar 81 KK, dan Sekotong 1.222 KK.

Korban jiwa lima orang, luka-luka tujuh orang.

Sedangkan di Kota Bima, 5.457 orang terdampak banjir di Kecamatan Asakota, Rasanae Barat,  Raba, dan Mpunda.

Sarana dan fasilitas umum yang rusak akibat banjir masih dalam proses pendataan.

Dua jembatan putus di Meninting dan Lembah Sari, Lombok Barat.

Sedang unit rumah rusak di Lombok sebanyak 448 unit dan satu fasilitas puskesmas pembantu di Kota Bima.

Berita terkini di NTB lainnya.

(*)