Breaking News:

Puluhan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Lombok Tengah Keracunan setelah Makan Gorengan

Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Basiah, di Dusun Rembitan, Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah keracunan

Dok. Polres Loteng
KERACUNAN: Para siswa MI Al Basiah yang menjadi korban keracunan dirawat intensif di Puskesmas Mangkung, Rabu (20/10/2021). 

”Diduga korban keracunan makanan setelah memakan gorengan tempe saos sambal yang sebelumnya dibeli dan dimakan," ungkap kapolsek.

Lebih jauh AKP Heri Indrayanto menjelaskan, jumlah korban yang sedang diinfus sebanyak 22 orang dengan gejala muntah, mual dan pusing.

”Sedangkan yang masih menjalani observasi sebanyak 13 orang dengan gejala mual, muntah dan pusing,” katanya.

Atas kejadian itu, kepolisian telah mengamankan bahan-bahan pembuatan tempe goreng.

Berupa minyak bekas gorengan tempe, sisa minyak goreng kemasan merek batik, sisa tempe goreng, sisa tepung, sisa tepung Rose Brand, sisa adonan tempe goreng, sambal saos, serta muntahan korban keracunan.

”Kami mengecek korban keracunan makanan ke PKM Mangkung dan meminta keterangan korban keracunan,” katanya.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Kadus Rembitan untuk mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP dengan mengamankan bahan-bahan yang digunakan membuat tempe goreng.

Selanjutnya berkoordinasi dengan kepala Puskesmas Mangkung dan menyerahkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat tempe goreng saos sambal.

Bahan-bahan itu akan dilakukan uji laboratorium di Dinas Kesehatan Lombok Tengah.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya keracunan makanan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved