Breaking News:

Gerombolan Pelajar Mabuk Bikin Rusuh di Sumbawa, 13 Orang Ditangkap Polisi

Sebanyak 13 orang pelajar SMP dan SMA ditangkap Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Dok. Polres Sumbawa
PELAJAR: Para pelajar yang terlibat pengrusakan didampingi wali dan gurunya, menunjukkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan mereka, di kantor Polres Sumbawa, Senin (27/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA – Sebanyak 13 orang pelajar SMP dan SMA ditangkap Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka diduga terlibat dalam aksi pengrusakan warung dan penganiayaan di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa.

Aksi pengrusakan mereka lakukan, Jumat (24/9/2021) malam, di sebuah warung di Simpang Bingung, Kelurahan Lempeh.

Dalam kejadian itu, para pelajar ini tiba-tiba merusak kursi warung.

Baca juga: Oven Tembakau Terbakar, Petani di Desa Beleka Rugi hingga Rp 50 Juta

Beberapa orang pelajar terlihat membawa parang.

Hal itu membuat warga dan para pengguna jalan menjadi resah.

Selain itu, seorang pelajar juga diduga terlibat pengeroyokan, di hari yang sama, Jumat sore, di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok.

Aksi pengeroyokan ini bahkan sempat viral di media sosial.

Baca juga: VIRAL Video Oknum Polisi Tendang Pengendara Motor, Kapolres Bima Turun Minta Maaf ke Warga

Atas ulah mereka itu, para pelajar tersebut kemudian ditangkap tim Puma Polres Sumbawa, Minggu (26/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved