Jumat, 1 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Kunci Jawaban Halaman 219 dan 220, Tema 9, Kelas 6 SD, Aku Cinta Membaca, Senyum Sang Juara

Kunci Jawaban Tema 9, Kelas 6 SD, Halaman 219 dan 220, Aku Cinta Membaca, Senyum Sang Juara

Tayang:
Penulis: Wulan Kurnia Putri | Editor: wulanndari
Freepik
Ilustrasi Belajar dari Rumah. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut Kunci Jawaban Tema 9, Kelas 6 SD, Halaman 219 dan 220, Aku Cinta Membaca, Senyum Sang Juara.

Senyum Sang Juara merupakan materi Tema 9 Menjelajah Angkasa Luar.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa memahami terlebih dahulu kemudian menjawabnya sendiri.

Kunci jawaban hanya sebagai panduan bagi orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban Tema 9, Kelas 6 SD, Halaman 219 dan 220, Aku Cinta Membaca, Senyum Sang Juara.
Kunci Jawaban Tema 9, Kelas 6 SD, Halaman 219 dan 220, Aku Cinta Membaca, Senyum Sang Juara. ()

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 4 SD Makanan Sehat Subtema 2 Pembelajaran 5 Halaman 74 75 76

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 75-83, Buku Tema 1, Kelas 6 SD, Subtema 2, Pembelajaran 2.

Ayo Membaca

Senyum Sang Juara

Oleh Pupuy Hurriyah

Sudah dua mingggu berlalu, namun ingatan Sekar masih saja pada perlombaan membacakan cerita yang setiap tahun diadakan ke sekolahnya. Sebelum perlombaan, Sekar adalah sang juara bertahan. Karena dua tahun berturut-turut sebelumnya, Sekar selalu menjadi juara satu. Tahun ini pun teman-teman Sekar menjagokannya kembali untuk menjadi juara satu.

Namun ternyata, tahun ini Sekar harus puas menjadi juara kedua. Ajeng, teman sebangkunya, menjadi pemenangnya kali ini. Padahal, Sekar ingin kembali menjadi juara di tahun terakhirnya di sekolah dasar tahun ini. Ia ingin menjadi juara bertahan selama tiga tahun berturut-turut.

Harapan Sekar itu pupus karena Ajeng. Dua tahun sebelumnya Ajeng juga ikut lomba itu. Langkah Ajeng saat itu terhenti di babak semifinal. Tetapi tahun ini Ajeng berhasil mencapai final. Bahkan, ia menjadi juara satu mengalahkan Sekar si juara bertahan.

Sekar ingat saat-saat menghadapi perlombaan itu. Ia dan Ajeng berlatih bersama.

“Sekar, kamu baik sekali mau mengajariku menjadi pembaca cerita yang baik,” kata Ajeng saat berlatih.

Sekar tersenyum, “Aku senang jika kamu merasa menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya untuk menghadapi perlombaan nanti.”

Ah! Tetapi, Sekar tidak pernah membayangkan jika ternyata Ajeng dapat mengalahkannya saat lomba! Ada rasa sesal, kenapa ia mau mengajari Ajeng saat menjelang lomba. Perasaan Ajeng campur aduk antara perasaan marah, kesal, dan kecewa.

Sejak itu, Sekar selalu menghindar dari Ajeng. Ia bersikap dingin terhadap Ajeng. Kini setelah dua minggu Sekar bersikap tidak ramah terhadap Ajeng, Sekar mulai merasakan sendiri kesedihan setelah persahabatannya dengan Ajeng menjadi renggang.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved