Breaking News:

CPNS NTB 2021

Peserta SKD CPNS Wajib Vaksin, Bagaimana jika Tidak Bisa atau Belum Dapat Jatah Vaksin?

Bagaimana nasib para peserta yang belum dapat jatah vaksin, BKN beri solusi ini menjadi syarat pengganti

Penulis: wulanndari | Editor: Wulan Kurnia Putri
TribunLomok.com/Sirtupillaili
SELEKSI: Beberapa orang peserta seleksi CPNS formasi 2019 antre sebelum masuk ruang tes, di kantor BKD Provinsi NTB, September 2020 - Bagaimana nasib para peserta yang belum dapat jatah vaksin, BKN beri solusi ini menjadi syarat pengganti 

TRIBUNLOMBOK.COM - Para peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 wilayah Jawa, Bali, dan Madura diwajibkan membawa bukti vaksin.

Langkah ini dilakukan BKN atas anjuran Satgas Covid-19 karena pandemi belum berakhir.

Namun bagaimana dengan nasib para peserta yang belum bisa divaksin?

Atau bahkan untuk peserta yang wilayahnya belum dapat vaksin?

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan keterangan lanjutan terkait persyaratan ini.

Melalui akun Instagram @bkngoidofficial, ada beberapa pengecualian terhadap peserta yang berada di Jawa, Bali, dan Madura terkait vaksin.

Baca juga: Nasib Peserta SKD CPNS 2021 yang Positif Covid-19 Jelang Ujian, Bagaimana Cara Agar Tak Gugur?

Baca juga: Ujian SKD CPNS NTB Wajib Swab Antigen atau PCR, Inilah Berkas yang Juga Harus Dibawa

Baca juga: CONTOH 30 Soal Latihan TWK CPNS 2021, Lengkap dengan Kunci Jawaban Sesuai Kisi-kisi

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Cetak Deklarasi Sehat CPNS 2021? Simak Cara Unduh Berkas Wajib SKD

Khususnya untuk orang atau golongan yang belum bisa divaksin.

Di antaranya:

1. Ibu hamil atau menyusui

2. Penyintas covid sebelum 3 bulan

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved