NTB

RS Mandalika Ditargetkan Beroperasi 2 Bulan Sebelum World Superbike 2021 Digelar

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Asisten III Setda NTB dr Nurhandini Eka Dewi 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Rumah Sakit (RS) Mandalika, di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditargetkan beroperasi dua bulan sebelum World Superbike digelar, di Sirkuit Mandalika, November 2021.

”Dua bulan sebelum superbike,” kata Asisten III Setda NTB dr Nurhandini Eka Dewi, pada Tribunlombok.com, Jumat (20/8/2021).

Rumah sakit yang menghabiskan dana Rp 112 miliar tersebut disiapkan untuk menunjang gelaran MotoGP dan World Superbike di Sirkuit Mandalika.

Pembangunan gedung sepenuhnya dibiayai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Saat ini pembangunan fisik rumah sakit sudah rampung.

Di samping itu, izin operasional rumah sakit juga sudah didapatkan.

Baca juga: NTB Kejar Target Vaksinasi 70 Persen Jelang MotoGP dan Superbike di Mandalika

Namun sarana dan fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut belum sepenuhnya lengkap.

”Izin operasional sudah keluar,” katanya.

Saat ini pemerintah sedang melakukan persiapan operasional menjelang event superbike, November 2021.

Mantan kepala Dinas Kesehatan NTB ini menjelaskan, RS Mandalika memang dibangun untuk menunjang event internasional seperti MotoGP dan Superbika.

Tetapi juga akan dioperasikan bagi masyarakat umum dengan standar rumah sakit tipe C.

”Cuma unggulan pelayanannya ada di sport medicine dan trauma,” katanya.

Baca juga: Pembangunan Sirkuit Mandalika Habiskan Dana hingga Rp 1,3 Triliun

Baca juga: Jelang MotoGP dan Superbike, Rumah Sakit Mandalika Disiapkan bagi Pembalap

Terpisah, Direktur RSUD NTB dr Lalu Herman Mahaputra menambahkan, saat ini rumah sakit tersebut belum beroperasi.

Pengelolaan rumah sakit tersebut nanti akan berada di bawah RSUD Provinsi NTB.

”Sehingga nanti (saat event) kita akan backup rumah sakit Mandalika dari sini (Mataram),” katanya.

Karena rumah sakit tersebut baru, apa saja yang menjadi kekurangan dalam pengoperasian mendatang akan dibantu tim RSUD NTB.

Herman menyebutkan, panitia penyelenggara MotoGP atau Superbike juga memiliki tim medis sendiri.

Sehingga pada saat penyelenggaraan, mereka akan berkoordinasi untuk teknis kebutuhan penanganan medisnya.

Untuk RS Mandalika sendiri ditargetkan beroperasi sekitar akhir September atau awal Oktober 2021.

Ia menjelaskan, pengoperasian rumah sakit tidak segampang membuka toko. Butuh tahapan dan penyiapan fasilitas yang memadai.

”Jadi tidak gampang, sehingga nanti kita (RSUD NTB) akan back up,” katanya.

(*)